Psikolog Klinis untuk Semua Jadi Tema Muswil IPK Kaltim 2026

  • 16 Feb 2026 15:24 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kaltim – Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Kalimantan Timur menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) Tahun 2026 dengan mengusung tema “Psikolog Klinis untuk Semua”. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka berakhirnya masa bakti kepengurusan sebelumnya serta pemilihan kepengurusan baru periode berikutnya melalui metode e-voting.

Muswil yang berlangsung di Samarinda Senin, 16 Februari 2026 ini dibuka oleh dr. Ivan Hariyadi selaku Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, mewakili Gubernur Kalimantan Timur.

Dalam sambutannya, dr. Ivan Hariyadi menekankan pentingnya peran psikolog klinis dalam mendukung transformasi layanan kesehatan, khususnya kesehatan jiwa di daerah. Ia menyampaikan bahwa kebutuhan layanan psikologis di Kalimantan Timur terus meningkat seiring dengan perkembangan wilayah dan dinamika sosial masyarakat.

“Psikolog klinis memiliki posisi strategis dalam upaya promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif kesehatan mental. Pemerintah daerah berharap kolaborasi yang semakin kuat antara organisasi profesi dan pemangku kebijakan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Pusat IPK Indonesia, R.A. Retno Kumolohadi, menyampaikan, tema “Psikolog Klinis untuk Semua” menjadi komitmen bersama untuk memperluas akses layanan psikologi klinis yang merata dan terjangkau. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan pemilihan pengurus melalui sistem e-voting yang dinilai transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Musyawarah wilayah ini menjadi forum tertinggi di tingkat wilayah yang membahas laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, perumusan program kerja strategis, serta pemilihan ketua dan jajaran pengurus baru. Proses e-voting diikuti oleh anggota IPK Indonesia Wilayah Kalimantan Timur yang memiliki hak suara.

Dengan terpilihnya kepengurusan baru, diharapkan IPK Indonesia Wilayah Kalimantan Timur dapat semakin memperkuat peran psikolog klinis dalam sistem layanan kesehatan, pendidikan, serta berbagai sektor lainnya, guna mewujudkan layanan kesehatan mental yang inklusif dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....