Bupati Kubar Resmikan Tiga Fasilitas Canggih di RSUD HIS

  • 26 Jan 2026 11:34 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Sendawar – Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, meresmikan tiga gedung fasilitas kesehatan baru yang canggih di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Harapan Insan Sendawar (HIS), Senin, 26 Januari 2026. Peresmian ini sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Tiga fasilitas vital tersebut meliputi Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD), Instalasi Bedah Sentral (IBS), dan Intensive Care Unit (ICU). Peresmian ini menandai babak baru standarisasi pelayanan medis di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin menekankan bahwa pembangunan gedung-gedung megah ini bukan sekadar seremoni belaka. Ia menuntut adanya perubahan mentalitas pelayanan yang selaras dengan kemajuan teknologi yang ada.

"Kehadiran gedung baru ini adalah langkah penting mewujudkan akses jaminan kesehatan yang merata. IGD adalah gerbang utama, maka saya menuntut pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan ramah. Fasilitas canggih harus diimbangi dengan SDM yang mumpuni dan pelayanan sepenuh hati melalui senyum, sapa, dan keramahan," kata Frederick Edwin.

BACA JUGA:

IDI Desak Penerbitan Perbup untuk Selamatkan Nasib Dokter Non-ASN

Bupati juga menitipkan empat pesan penting kepada manajemen RSUD HIS. Yakni peningkatan Kualitas SDM agar seluruh tenaga medis harus kompeten mengoperasikan alat canggih.

Kedua menjaga kebersihan dan higienitas, menjaga sterilitas gedung IGD, IBS, dan ICU.

“Saya berharap ada respons cepat. Tidak boleh ada keterlambatan penanganan pasien kritis,” ucapnya.

Selain itu bupati menegaskan soal manajemen kolaboratif untuk menciptakan layanan yang mudah, murah, cepat, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Bupati Kubar Frederick Edwin dan Direktur RSUD HIS, meninjau ruang rawat pasien yang baru diresmikan, Senin 26 Januari 2026. Foto: RRI Sendawar/Andreas.

Kecanggihan Teknologi: Dari MOT Hingga Bedside Pendant

Direktur RSUD HIS, dr. I Nyoman Sumahardika, menjelaskan detail teknis dari ketiga fasilitas baru tersebut. Meski pembangunan dilakukan bertahap sejak 2021 hingga 2024, operasional secara penuh baru dilakukan tahun ini setelah seluruh kelengkapan alat kesehatan (alkes) dan sistem ruangannya ready.

"Untuk IBS, kita sudah menggunakan teknologi MOT (Modular Operating Theater). Ini adalah sistem kamar operasi steril dengan tata udara bertekanan negatif. Artinya, udara dari luar tidak bisa masuk, sehingga risiko infeksi saat operasi bisa ditekan seminimal mungkin," kata dr. Nyoman.

BACA JUGA:

Tingkatkan Layanan, RSUD HIS Terapkan KRIS Bagi Peserta BPJS Kesehatan

Selain itu, di ruang ICU, kini tidak ada lagi tabung oksigen atau kabel monitor yang berserakan di lantai. "Sekarang kita gunakan sistem Pendant. Semua outlet oksigen dan bedside monitor terkoneksi di satu alat yang menggantung, sehingga ruangan lebih rapi, higienis, dan memudahkan pergerakan tenaga medis," ujar Nyoman menambahkan.

Menanggapi keluhan masyarakat di media sosial mengenai antrean pendaftaran yang dimulai sejak dini hari, dr. Nyoman memberikan klarifikasi langsung. Ia menyebut hal tersebut terjadi karena adanya miskomunikasi dan kendala teknis pada mesin antrean.

"Sebenarnya itu masalah miskomunikasi. Kemarin sempat ada alat nomor antrean yang macet, sehingga petugas berinisiatif memberikan nomor manual agar tidak terjadi penumpukan saat loket buka jam 07.30 pagi. Namun, informasi ini disalahpahami masyarakat sehingga ada yang datang jam 4 pagi," ucapnya.

BACA JUGA:

RSUD HIS Tambah Ruang Inap Dukung Penerapan KRIS BPJS Kesehatan

Pihak manajemen berjanji akan terus memperbaiki sistem pendaftaran dan menambah SDM, termasuk dokter spesialis penyakit dalam, untuk memastikan pasien terlayani dengan maksimal tanpa harus menunggu lama.

"Sehebat apapun alatnya, kami tetap menekankan pelayanan dengan hati nurani. Menjadi tenaga kesehatan adalah risiko pengabdian, kita harus siap melayani masyarakat dalam kondisi apapun," kata dr. Nyoman.

Acara peresmian ditutup dengan penandatanganan prasasti dan peninjauan langsung fasilitas oleh Bupati beserta jajaran Forkopimda Kutai Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....