Aturan 20-20-20 Bantu Legakan Mata Lelah akibat Paparan Layar Digital
- 05 Okt 2026 18:51 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Mata lelah kini menjadi keluhan sehari-hari para pengguna layar digital. Aturan istirahat murah bernama 20-20-20 kembali teruji mampu meredakan keluhan itu lewat riset terbaru.
Peneliti di sekolah tinggi kedokteran pemerintah Vidisha, India, mengujinya pada 536 orang usia kerja. Mereka menatap layar lebih dari empat jam sehari, rata-ratanya 6,32 jam. Laporannya terbit di jurnal International Journal of Academic Medicine and Pharmacy edisi awal 2026.
Sebanyak 59 persen peserta merasakan lega dari keluhan mata setelah empat pekan menjalani aturan itu. Mayoritas pesertanya pelajar, dengan 78 persen memakai ponsel sebagai layar utama sehari-hari. Perbaikan bermakna tercatat pada mata lelah, rasa perih, dan sakit kepala.
Meski begitu, gejala tetap bertahan pada 41 persen peserta yang sudah disiplin menjalani aturan itu. Riset optometri terpisah pada 30 pemuda tahun 2023 bahkan tidak menemukan manfaat apa pun dari jeda terjadwal. Temuan penelitian itu menegaskan efek aturan 20-20-20 berbeda-beda pada tiap individu.
Dokter mata Jann Perrie Alipio dari Rumah Sakit Wilayah Satu Filipina pun mendukungnya, Senin, 10 Agustus 2026. Saat fokus ke layar, frekuensi kedipan manusia turun dari 22 menjadi hanya tujuh kali per menit. "Jeda sederhana semacam ini membuat mata rileks setelah lama fokus ke layar digital," ujarnya.
Penerapan aturan ini tidak membutuhkan alat khusus dan sama sekali tidak memakan biaya. Setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek berjarak sekitar enam meter selama 20 detik penuh. Tim peneliti Vidisha menyarankan memasang pengingat di ponsel atau aplikasi khusus agar jeda tidak terlewat.
Aturan 20-20-20 bukanlah obat ajaib, melainkan langkah awal yang murah dan mudah dijalani siapa pun. Alipio juga mengimbau ruangan tetap terang, jarak layar aman, serta pemeriksaan mata rutin. Kalau keluhan bertahan meski jeda sudah rutin, kunjungan ke dokter mata jangan sampai ditunda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....