Instagram dan Facebook Perkuat Perlindungan Remaja, Pengaturan Baru Mulai Disiap
- 31 Agt 2026 12:56 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda — Keamanan anak dan remaja di media sosial semakin menjadi perhatian. Penggunaan platform seperti Instagram dan Facebook membuat remaja dapat berinteraksi dengan banyak orang, mengakses berbagai jenis konten, serta menghabiskan waktu cukup lama di dunia digital.
Untuk meningkatkan perlindungan tersebut, Meta terus mengembangkan Teen Accounts serta berbagai fitur pengawasan orang tua. Pengaturan ini dirancang agar pengguna berusia remaja mendapatkan pengalaman yang lebih sesuai dengan usia mereka sekaligus memberikan orang tua lebih banyak kendali terhadap penggunaan media sosial.
Dilansir dari pengumuman resmi Meta pada 27 Agustus 2026, Meta telah memperoleh persetujuan hakim atas kesepakatan dengan 52 jaksa agung negara bagian dan wilayah di Amerika Serikat. Kesepakatan tersebut mencakup sejumlah perlindungan baru bagi pengguna di bawah 18 tahun di Instagram dan Facebook di wilayah yang berpartisipasi.
Salah satu pengaturan yang disiapkan adalah batas penggunaan dua jam per hari secara default. Batas tersebut berlaku secara kumulatif untuk penggunaan Instagram dan Facebook, dan remaja tidak dapat menonaktifkannya sendiri tanpa izin orang tua dalam skema perlindungan tersebut.
Meta juga menyiapkan Night Mode, yaitu pembatasan penggunaan aplikasi pada pukul 00.00 hingga 06.00. Selama periode tersebut, remaja tidak dapat menggunakan sejumlah fitur utama seperti Feed, Stories, Explore, maupun Reels.
Selain itu, terdapat School Mode yang secara default membisukan notifikasi antara pukul 08.00 hingga 15.00. Notifikasi pesan langsung dan peringatan terkait keamanan akun tetap dapat diterima sehingga komunikasi penting tidak sepenuhnya terputus.
Meta juga memberikan pengingat penggunaan secara berkala. Remaja akan memperoleh notifikasi setelah menggunakan Facebook atau Instagram selama 15 menit secara terus-menerus, serta pengingat ketika total penggunaan harian mencapai 60 dan 90 menit.
Perlindungan untuk remaja sebenarnya telah dikembangkan Meta sejak diperkenalkannya Instagram Teen Accounts pada 2024. Pada 2025, perlindungan tersebut juga diperluas ke Facebook dan Messenger, termasuk pembatasan interaksi dengan orang yang tidak dikenal serta perlindungan terhadap konten atau gambar yang tidak diinginkan dalam pesan langsung.
Meski berbagai fitur keamanan terus dikembangkan, peran orang tua tetap penting. Orang tua sebaiknya memahami pengaturan privasi dan pengawasan yang tersedia serta membangun komunikasi terbuka dengan anak mengenai penggunaan media sosial.
Dengan semakin diperketatnya pengaturan untuk pengguna remaja, Instagram dan Facebook berupaya menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan sesuai usia. Namun, keamanan anak di internet tetap membutuhkan kerja sama antara platform, orang tua, sekolah, dan remaja itu sendiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....