Sinyal HP Tiba-Tiba Turun Jadi 2G, Modus Penipuan yang Mengincar Nasabah Bank
- 28 Jul 2026 09:48 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda — Belakangan ini beredar informasi di media sosial mengenai modus penipuan yang dikaitkan dengan smartphone yang tiba-tiba kehilangan jaringan 4G atau 5G dan hanya menampilkan sinyal 2G. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat menjadi salah satu indikasi adanya upaya serangan siber, meskipun penyebab sinyal turun tidak selalu berkaitan dengan tindak kejahatan.
Salah satu modus yang pernah ditemukan adalah penggunaan fake Base Transceiver Station (BTS) atau BTS palsu. Perangkat ilegal ini dapat memancarkan sinyal seluler sehingga ponsel di sekitarnya terhubung ke jaringan palsu. Setelah terhubung, pelaku dapat mengirimkan SMS phishing yang tampak berasal dari bank, dompet digital, atau lembaga resmi.
Dilansir dari panduan keamanan yang diterbitkan oleh Cybersecurity and Infrastructure Security Agency pada 2024, pesan phishing melalui SMS (smishing) sering digunakan untuk mengelabui korban agar mengklik tautan palsu, memasukkan informasi akun, atau mengunduh aplikasi berbahaya.
SMS tersebut biasanya berisi pemberitahuan hadiah poin, promo, pembaruan data rekening, atau peringatan akun akan diblokir. Tautan di dalam pesan akan mengarahkan korban ke situs yang menyerupai halaman resmi bank. Apabila korban memasukkan nama pengguna, kata sandi, PIN, atau kode OTP, informasi tersebut dapat dicuri dan digunakan untuk mengambil alih akun.
Apabila smartphone tiba-tiba berpindah ke jaringan 2G di lokasi yang ramai, pengguna tidak perlu langsung panik. Namun, sebaiknya hindari membuka aplikasi mobile banking atau melakukan transaksi keuangan hingga jaringan kembali normal atau berpindah ke jaringan yang lebih aman.
Masyarakat juga disarankan tidak mengklik tautan dari SMS yang tidak diminta, meskipun pesan tersebut terlihat berasal dari nama pengirim resmi. Jika menerima informasi mengenai hadiah atau pembaruan rekening, lakukan verifikasi melalui aplikasi resmi, situs resmi bank, atau layanan pelanggan.
Selain itu, aktifkan verifikasi dua langkah pada akun penting, rutin memperbarui sistem operasi smartphone, dan jika memungkinkan nonaktifkan penggunaan jaringan 2G pada perangkat yang mendukung pengaturan tersebut untuk mengurangi risiko penyalahgunaan jaringan lama.
Dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap SMS mencurigakan dan selalu memverifikasi setiap informasi yang diterima, masyarakat dapat mengurangi risiko menjadi korban penipuan digital yang memanfaatkan teknik phishing maupun jaringan seluler palsu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....