Fitur “Communities” Resmi Dihentikan, X Akui Minim Pengguna dan Rentan Spam
- 24 Apr 2026 11:53 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarida - Platform media sosial X resmi menghentikan fitur “Communities” yang pertama kali diluncurkan pada 2021, saat perusahaan masih bernama Twitter. Melansir laman Techcrunch, Keputusan ini diambil setelah fitur tersebut dinilai tidak efektif dan justru dipenuhi spam serta aktivitas merugikan.
Communities awalnya dirancang sebagai ruang bagi pengguna untuk terhubung berdasarkan minat yang sama. Namun, dalam perkembangannya, fitur ini tidak berjalan sesuai tujuan. Kepala Produk X, Nikita Bier, menyebut tingkat penggunaan Communities sangat rendah.
“Communities memiliki visi yang baik, tetapi digunakan oleh kurang dari 0,4 persen pengguna, sementara menyumbang hingga 80 persen laporan spam, penipuan finansial, dan malware di X,” ujar Bier.
| Baca juga: Cara Downgrade Windows 11 ke Windows 10 |
Ia juga menambahkan bahwa sebagian kecil komunitas yang aktif justru dimanfaatkan sebagai sarana untuk mengarahkan pengguna ke platform lain, seperti layanan streaming atau komunitas kreator yang berbayar. Praktik ini dikenal sebagai “clipping”, yakni membagikan potongan konten milik kreator lain untuk mendapatkan imbalan.
Menurut Bier, fungsi Communities pun bergeser jauh dari tujuan awalnya sebagai ruang diskusi berbasis minat. Ia bahkan menyindir fitur tersebut sebagai “versi murah dari subreddit”, merujuk pada forum diskusi di platform Reddit yang lebih populer.
Meski demikian, ia mengakui masih ada beberapa komunitas yang berkualitas, namun secara keseluruhan fitur tersebut dinilai tidak layak dipertahankan.
X dijadwalkan menutup fitur Communities secara penuh pada 6 Mei 2026. Administrator komunitas diberikan waktu hingga 30 Mei untuk memindahkan anggotanya ke fitur baru berupa grup percakapan.
Sebagai pengganti, X tengah mengembangkan layanan pesan bernama XChat yang direncanakan hadir sebagai aplikasi terpisah. Fitur ini akan mendukung tautan undangan publik untuk grup obrolan yang dapat menampung hingga 500 anggota, dengan target peningkatan kapasitas hingga 1.000 anggota dalam waktu dekat.
Selain itu, X juga memperkenalkan fitur “Custom Timelines” bagi pelanggan premium, yang memungkinkan pengguna menyusun linimasa berdasarkan topik tertentu dan menampilkannya di halaman utama.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi X untuk terus menghadirkan pembaruan produk secara cepat. Dalam beberapa waktu terakhir, perusahaan juga meluncurkan berbagai fitur baru, seperti cashtags, tombol bisu topik, pesan suara di chat, editor foto, terjemahan otomatis, hingga pengaturan balasan yang lebih fleksibel.
Meski menghentikan Communities, X menegaskan tidak meninggalkan konsep komunitas sepenuhnya. Perusahaan disebut akan mengembangkan pendekatan baru yang dinilai lebih efektif dalam mengakomodasi interaksi pengguna berbasis minat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....