Wakil Ketua MPR Apresiasi Kontribusi Diaspora Membangun IKN
- 01 Agt 2025 19:51 WIB
- Samarinda
KBRN, Nusantara : Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, mengapresiasi kontribusi nyata diaspora Indonesia dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam Kongres Diaspora Indonesia ke-8 yang digelar di IKN, Eddy menyebut kehadiran diaspora sebagai wujud semangat gotong royong global untuk membangun masa depan Indonesia.
“Saya ucapkan selamat datang di IKN, tempat yang akan menjadi kebanggaan kita bersama. IKN adalah proyek percontohan untuk membangun ekosistem yang berkelanjutan,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam diskusi paralel bertema kontribusi diaspora dan pembentukan badan kediasporaan di IKN, Jumat (1/8/2025).
BACA JUGA:
Diaspora Pamerkan Busana Ramah Lingkungan dan Foto Nusantara
Eddy mendukung gagasan pembentukan badan resmi diaspora untuk mewadahi peran aktif warga negara Indonesia di luar negeri dalam pembangunan nasional. Ia menilai, pengalaman internasional dan jaringan global para diaspora sangat strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di berbagai bidang seperti diplomasi budaya, ekonomi kreatif, teknologi, dan pendidikan.
“Jangan lupa, kita semua punya akar di Indonesia. Di mana pun kita berada, kita tetap satu. Berikan kabar baik dari tanah air kepada dunia agar mereka mengenal Indonesia lebih dekat,” kata politikus PAN itu.
Kepada IDN Global, Eddy berpesan agar terus mempromosikan kekayaan dan keunggulan Indonesia di seluruh dunia. Ia berharap 350 peserta kongres yang hadir menjadi juru bicara diaspora untuk menyampaikan prestasi dan potensi bangsa kepada komunitas internasional.
BACA JUGA:
Diaspora Siap Promosikan Identitas Nusantara ke Seluruh Dunia
Lebih lanjut, Eddy mendorong agar Kongres Diaspora bisa digelar rutin di IKN sebagai simbol keterbukaan dan kolaborasi lintas batas. Menurutnya, IKN bukan hanya pusat pemerintahan baru, tetapi juga ruang pertemuan identitas, kolaborasi, dan partisipasi global anak bangsa.
Dalam kongres kali ini, IDN Global menghadirkan sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding, Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas, serta perwakilan dari Kementerian Perdagangan dan Kementerian Luar Negeri.
BACA JUGA:
Diaspora Bakal Kembangkan Digitalisasi di 8.000 Desa Indonesia
Sebagai bentuk kontribusi nyata, diaspora Indonesia saat ini tengah membangun sistem desa digital di 8.000 desa di seluruh Indonesia, termasuk wilayah IKN. Selain itu, diaspora juga menjalin kerja sama dengan Otorita IKN untuk mendirikan kantor representatif sebagai bentuk komitmen jangka panjang dalam pembangunan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....