Bupati Berau Turun ke SPBU, Awasi Distribusi BBM dan Cegah Praktik Pengetapan

  • 11 Sep 2026 06:14 WIB
  •  Samarinda

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas turun langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk memastikan proses penyaluran bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

Peninjauan tersebut dilakukan di tengah kondisi distribusi BBM yang menjadi perhatian masyarakat. Bupati mengecek langsung proses pengisian, termasuk penerapan kewajiban menunjukkan barcode bagi kendaraan yang melakukan pembelian BBM,Rabu,9/9/2026.

Sri Juniarsih Mas mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga pemerataan distribusi BBM dengan membeli bahan bakar sesuai kebutuhan. Menurutnya, kondisi kelangkaan seperti saat ini membutuhkan kepedulian dan empati dari seluruh pihak.

“Dalam keadaan seperti ini, kita harus sama-sama berempati. Apalagi dengan kondisi kelangkaan BBM. Gunakan BBM sesuai dengan kebutuhan masing-masing,” ujar Sri Juniarsih Mas.

Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang berpotensi mengurangi kesempatan masyarakat lain untuk mendapatkan BBM.

Pemerintah Kabupaten Berau, kata dia, juga memperkuat pengawasan di lapangan dengan melibatkan sejumlah unsur. Personel TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), hingga Dinas Perhubungan disiagakan untuk membantu memastikan proses distribusi BBM berjalan tertib.

Pengawasan tersebut tidak hanya menyasar konsumen. Pemerintah daerah juga memberikan perhatian terhadap aktivitas operator SPBU untuk memastikan pelayanan dan penyaluran BBM berlangsung sesuai aturan.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah potensi kerja sama antara operator SPBU dengan pengetap BBM. Praktik semacam itu dikhawatirkan dapat mengganggu pemerataan distribusi dan membuat masyarakat yang membutuhkan BBM justru kesulitan mendapatkannya.

Karena itu, pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses antrean, pembelian, hingga mekanisme pengisian BBM.

Pemkab Berau menegaskan, distribusi BBM harus berjalan secara adil dan tepat sasaran. Seluruh pihak diminta menaati ketentuan yang berlaku agar kondisi kelangkaan tidak semakin memperburuk situasi di lapangan.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya melihat persoalan BBM dari kepentingan pribadi, tetapi turut mempertimbangkan kebutuhan masyarakat lainnya.

“Kalau kita sama-sama membeli sesuai kebutuhan, distribusinya bisa lebih merata dan masyarakat lainnya juga mendapatkan kesempatan,” katanya.

Pemkab Berau bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan di sejumlah titik SPBU. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga ketertiban sekaligus mencegah adanya penyimpangan yang berpotensi menghambat distribusi BBM kepada masyarakat. *Diskominfo Berau-IKP/Er.*

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....