Pemkab Berau Beri Penghargaan Penanganan Karhutla di HUT ke-73
- 16 Sep 2026 07:16 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Berau – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berperan aktif dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Berau.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan Hari Jadi ke-216 Kota Tanjung Redeb yang berlangsung di Lapangan GOR Pemuda, Tanjung Redeb, Selasa 15 September 2026.
Upacara peringatan hari jadi tahun ini digelar secara sederhana, tetapi tetap berlangsung penuh makna. Momentum tersebut menjadi refleksi perjalanan pembangunan Kabupaten Berau sekaligus pengingat terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi pemerintah dan masyarakat, termasuk kondisi kemarau dan ancaman karhutla.
Dalam sambutannya, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, menyampaikan sejumlah capaian pembangunan yang telah diraih Pemerintah Kabupaten Berau. Namun, di tengah berbagai capaian tersebut, pemerintah daerah juga menghadapi tantangan berupa musim kemarau yang cukup panjang, meningkatnya potensi karhutla, serta munculnya kabut asap di sejumlah wilayah.
“Kita memperingati hari jadi dalam suasana yang tidak sepenuhnya mudah. Saat ini Kabupaten Berau sedang menghadapi musim kemarau yang cukup panjang, meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan, serta munculnya kabut asap di sejumlah wilayah,” ujar Sri Juniarsih.
Ia menegaskan, kondisi tersebut membutuhkan kerja sama seluruh unsur karena penanganan karhutla tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah. Keterlibatan aparat, petugas pemadam kebakaran, relawan, perusahaan, dan masyarakat diperlukan untuk mengendalikan kebakaran serta meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Dalam situasi seperti ini, kekuatan kita adalah kebersamaan. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Karena itu, saya mengajak seluruh unsur untuk terus memperkuat koordinasi, bergerak cepat di lapangan, serta meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan agar kebakaran tidak semakin meluas,” katanya.

Sri Juniarsih juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas gabungan dan relawan yang selama ini berada di garis depan dalam penanganan karhutla. Menurutnya, dedikasi para petugas yang bekerja siang dan malam merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan di Kabupaten Berau.
“Saya menyampaikan ucapan terima kasih, apresiasi, dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur petugas dan relawan pemadam kebakaran yang selama ini berdiri di garda terdepan, berjuang sekuat tenaga siang dan malam. Dedikasi dan pengorbanan yang diberikan merupakan bagian penting dari upaya kita bersama melindungi masyarakat dan daerah dari dampak karhutla,” ucapnya.
Ia berharap semangat gotong royong dan kolaborasi yang telah terbangun selama penanganan karhutla dapat terus dipertahankan. Menurutnya, selain respons saat terjadi kebakaran, langkah pencegahan juga menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko karhutla.
“Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan atas kerja keras dan pengabdian seluruh pihak yang telah membantu. Semoga sinergi ini terus terjaga dan menjadi kekuatan kita dalam menghadapi berbagai tantangan kebencanaan ke depan,” kata Sri menambahkan.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi tersebut, Pemkab Berau menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla. Penerima penghargaan antara lain Kodim 0902 Berau, Skadron 13/Amur Balottama Yudha, Batalyon Armed 18 Buritkang, Polres Berau, Kompi 3 Batalion C Pelopor, Stasiun Meteorologi (Stamet) Kalimarau Berau, UPTD KPHP Berau Utara, serta Palang Merah Indonesia (PMI) Berau.
Penghargaan juga diberikan kepada Manggala Agni KAL-XIII/Sangkima, Balai Wilayah Sungai Kalimantan IV Samarinda, Balai Wilayah Sungai Kalimantan Tanjung Selor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau.
Selain unsur pemerintah dan aparat, apresiasi turut diberikan kepada Masyarakat Peduli Api (MPA), Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Labanan, PT Berau Coal, PT Hutan Sanggam Berau, PT Yudha Wahana Abadi, serta Kecamatan Segah.
Peringatan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan Hari Jadi ke-216 Kota Tanjung Redeb diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan seluruh elemen daerah. Di tengah berbagai tantangan, Pemkab Berau berkomitmen melanjutkan pembangunan sekaligus memperkuat upaya perlindungan masyarakat dan lingkungan.
Dengan kolaborasi seluruh pihak, penanganan karhutla diharapkan terus ditingkatkan melalui respons cepat saat terjadi kebakaran dan penguatan langkah pencegahan, terutama di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung. (DiskominfoIKP-AF/ERV)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....