Pemkab Berau Tingkatkan Daya Saing IKM melalui Pelatihan Desain Kemasan

  • 05 Agt 2026 06:49 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Berau – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat daya saing pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui peningkatan kualitas produk, salah satunya dari aspek desain kemasan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Desain Kemasan bagi Pelaku Industri Kecil dan Menengah Kabupaten Berau Tahun 2026 yang digelar di ballroom salah satu hotel di Tanjung Redeb, Selasa 4 Agustus 2026.

Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau itu berlangsung selama dua hari, 4–5 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti 60 pelaku IKM dari berbagai sektor usaha.

Peserta memperoleh materi dari narasumber UPT Industri Makanan, Minuman, dan Kemasan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Kuswandik dan Agus Santoso. Materi yang diberikan meliputi pengenalan desain kemasan hingga praktik penyusunan desain kemasan.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Berau, Eva Yunita, mengatakan pelatihan ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas pelaku IKM agar mampu menghasilkan kemasan yang lebih menarik, informatif, dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

"Melalui pelatihan ini, kami ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku IKM dalam merancang kemasan yang kreatif, inovatif, dan memiliki nilai jual. Kemasan saat ini bukan hanya berfungsi melindungi produk, tetapi juga menjadi identitas sekaligus strategi pemasaran yang mampu meningkatkan daya saing produk di pasar," ujarnya.

Eva berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan secara langsung sehingga produk unggulan Kabupaten Berau semakin mampu bersaing, baik di pasar lokal, nasional, maupun pasar yang lebih luas.

Pelatihan secara resmi dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, yang mewakili Bupati Berau. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi konsistensi Diskoperindag dalam menghadirkan program pembinaan bagi pelaku IKM sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah.

Menurutnya, di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif, kualitas produk harus diimbangi dengan kemasan yang mampu menarik perhatian konsumen sekaligus membangun kepercayaan terhadap sebuah merek.

"Kemasan bukan lagi sekadar pembungkus produk. Kemasan adalah wajah pertama yang dilihat konsumen, menjadi media komunikasi yang mencerminkan kualitas produk sekaligus identitas pelaku usaha," kata Muhammad Said.

Ia menilai Kabupaten Berau memiliki potensi produk lokal yang beragam, mulai dari hasil olahan perikanan, pertanian, perkebunan, pangan lokal, hingga kerajinan tangan. Namun, masih banyak produk yang belum mampu bersaing secara optimal karena kemasannya belum memenuhi standar pemasaran modern.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong pelaku IKM agar tidak hanya meningkatkan kualitas produk, tetapi juga memperhatikan aspek kemasan, pemasaran digital, legalitas usaha, dan penguatan sumber daya manusia.

Langkah tersebut diyakini mampu memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.

"Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen mendorong pelaku usaha agar terus berinovasi dan naik kelas. Ketika produk lokal berkembang, lapangan kerja akan terbuka, pendapatan masyarakat meningkat, dan perekonomian daerah menjadi semakin kuat," ucapnya. (Diskominfo Berau-IKP/Er)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....