Bantuan Pangan CPPD Disalurkan, Pemkab PPU Perkuat Gizi Masyarakat

  • 22 Jul 2026 07:42 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Penajam Paser Utara – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyalurkan bantuan pangan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada masyarakat penerima manfaat sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan, mempercepat penurunan stunting, dan mendukung pengentasan kemiskinan. Penyaluran bantuan dilakukan di Kantor Camat Penajam, Selasa, 21 Juli 2026.

Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan bantuan pangan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus memastikan kelompok rentan, seperti ibu hamil, balita, dan anak-anak, memperoleh asupan gizi yang memadai.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan pangan dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan membangun sumber daya manusia yang lebih berkualitas.

"Harapan kami, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga mampu membantu menciptakan keluarga yang sehat, menekan angka stunting, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Penajam Paser Utara," kata Mudyat.

Ia mengimbau para penerima manfaat agar menggunakan bantuan tersebut secara bijaksana serta membiasakan pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang demi mendukung tumbuh kembang anak.

Sementara itu, Sekretaris Daerah PPU Tohar menegaskan keluarga memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Menurutnya, kualitas pembangunan daerah di masa depan sangat ditentukan oleh kondisi anak-anak saat ini.

"Jika kita ingin melihat bagaimana Penajam Paser Utara dua puluh tahun mendatang, maka lihatlah bagaimana kondisi anak-anak kita hari ini. Karena itu, keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing," ujarnya.

Tohar menjelaskan penanganan stunting harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari persiapan calon pengantin, pemenuhan gizi selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), hingga perbaikan sanitasi, pola asuh, dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah memperkuat kolaborasi melalui program yang terintegrasi agar setiap intervensi penanganan stunting dan ketahanan pangan tepat sasaran. Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Kesehatan, serta perangkat daerah lainnya diharapkan menyinergikan program berdasarkan data yang akurat.

Selain itu, masyarakat didorong memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga dan mengembangkan konsumsi pangan lokal, seperti singkong, talas, serta komoditas lokal lainnya untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga.

Tohar menegaskan bantuan pangan yang disalurkan pemerintah bukan sekadar bantuan konsumsi, tetapi merupakan stimulus untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan bergizi sehingga mampu mendukung tumbuh kembang anak dan mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Nicko Herlambang, Asisten III Bidang Administrasi Umum Chairur Rozikin, Kepala Bapelitbang PPU, Kepala Dinas Sosial, Kepala DP3AP2KB, Kepala Dinas Kesehatan, para kepala UPT Puskesmas, camat, lurah, serta masyarakat penerima manfaat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....