DPRD Samarinda Dorong Edukasi Pengolahan Limbah Bagi Pelajar
- 22 Mei 2026 10:57 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, M. Andriansyah melakukan kunjungan kerja ke SMK Negeri 3 Samarinda guna meninjau persoalan lingkungan, pengelolaan sampah, serta permasalahan warga yang masih tinggal di dalam kawasan sekolah dan belum dapat ditertibkan.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala SMKN 3 Samarinda, Elis Susiana bersama jajaran sekolah dan komite sekolah. Dalam pertemuan itu, berbagai persoalan lingkungan menjadi pembahasan utama, mulai dari pengelolaan limbah hingga optimalisasi lahan sekolah yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
Kepala SMKN 3 Samarinda, Elis Susiana mengatakan pengelolaan limbah dan sampah secara intens, baik dari dalam maupun luar lingkungan sekolah, membutuhkan penanganan yang terpadu dan berkelanjutan.
“Karena itu sekolah berkolaborasi bersama komite sekolah untuk menjembatani komunikasi dan sinergi dengan anggota Dewan Komisi III Kota Samarinda sebagai mitra pemerhati lingkungan, guna mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.
Ia menjelaskan kepedulian terhadap lingkungan telah ditanamkan kepada seluruh warga sekolah, khususnya para siswa, melalui berbagai kegiatan edukatif yang terintegrasi dalam program kokurikuler.

Menurut Elis, siswa tidak hanya diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga diajak mengelola sampah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai tambah.
“Pengolahan sampah dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti pembuatan kerajinan tangan, pupuk kompos hingga pupuk cair. Ini menjadi bagian dari pembelajaran sekaligus pembentukan karakter peduli lingkungan bagi siswa,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, pihak sekolah juga menyampaikan harapan agar adanya dukungan dari DPRD Kota Samarinda terhadap penyediaan sarana dan prasarana yang mendukung program kepedulian lingkungan di SMKN 3 Samarinda maupun kawasan sekitarnya.
Selain itu, sekolah berharap terbangunnya kolaborasi yang lebih kuat bersama masyarakat sekitar agar tercipta lingkungan yang sehat, bersih, dan ramah lingkungan secara berkelanjutan.
Tidak hanya persoalan sampah, pihak sekolah juga menyoroti keberadaan lahan yang belum difungsikan secara optimal. Lahan tersebut diharapkan dapat direkondisi dan dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran bagi siswa maupun memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman, hijau, dan berkelanjutan di Kota Samarinda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....