Hikmah dalam Ibadah Haji dan Kurban
- 29 Mei 2026 06:45 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Bulan Dzulhijjah, adalah salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam, selain Dzulqa’dah, Muharram dan Rajab. Seperti firman Allah Swt. dalam QS At Taubah ayat 36, “Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauhulmahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram.”
Terdapat dua ibadah yang erat dengan bulan Dzulhijjah yaitu ibadah haji dan kurban. Kepada RRI Ustaz KH.M. Khozin menjelaskan, dua ibadah ini memiliki hikmah mendalam untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan. “Kedua ibadah ini mengandung nilai-nilai penghambaan total, pengobanan, dan keikhlasan," kata Ustaz Khozin di acara Mutiara Pagi RRI Pro 1 Samarinda, pada Jumat 29 Mei 2026.
Ibadah haji membuat seorang muslim harus meninggalkan kenyaman hidup, bahkan mengeluarkan biaya yang cukup mahal, menempuh perjalanan jauh. Dengan serangkaian kegiatan ibadah yang melatih kesabaran, disiplin dan tunduk sepenuhnya pada perintah Allah.
Ibadah haji adalah peradaban ibadah yang membentuk manusia menjadi makhluk yang ta’abbudī (hamba yang tunduk) dan ta’adubī (manusia yang beradab). Rasulullah Saw.bersabda dalam HR TIrmidzi yang artinya, “ Barang siapa yang berhaji lalu ia tidak berkata kotor dan tidak berbuat fasik, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Sementara ibadah kurban menuntut keikhlasan dalam memberikan sesuatu yang dicintai dalam hal ini hewan ternak terbaik demi menjalankan perintah-Nya, meneladani keimanan Nabi Ibrahim dan ketaatan Nabi Ismail kepada Allah Swt. Ibadah kurban dapat memperkuat hubungan vertical dengan Allah dan menumbuhkan empati dan solidaritas sosial.
Pemotongan hewan kurban menjadi sarana kaffarah atau penebusan dosa serta kekhilafan yang pernah dilakukan.Ibadah kurban mengajarkan keilkhlasan dalam ucapan dan amal perbuatan, memberikan makna berkurban dengan harta yang pada hakikatnya bukan milik kita.
“Dengan melaksanakan ibadah haji dan kurban di bulan Dzulhijjah, semoga kita tergolong orang-orang yang dekat dengan Allah Swt dan mampu mengambil hikmah mendalam dari ibadah tersebut,“ ucap Ustaz Khozin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....