Embarkasi Balikpapan Layani Hingga 50 Lansia dan Satu Jemaah Disabilitas

  • 12 Mei 2026 10:09 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan - Embarkasi Balikpapan terus memberikan pelayanan khusus bagi jemaah haji prioritas, terutama lanjut usia (lansia) dan disabilitas selama proses keberangkatan musim haji 2026 menuju Tanah Suci.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Balikpapan, Mohlis Hasan mengatakan, hampir setiap kelompok terbang (kloter) memberangkatkan sekitar 20 hingga 50 jemaah lansia. Sementara, dari total 17 kloter tahun ini, tercatat hanya ada satu jemaah disabilitas yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Balikpapan pada gelombang kedua.

“Kalau disabilitas masih belum ada yang berangkat. Karena dari 17 kloter itu tercatat hanya ada satu jemaah, itu yang cacat kakinya,” ujar Mohlis, dikutip pada Selasa, 12 Mei 2026.

Mohlis menjelaskan, pelayanan khusus diberikan mulai dari pemeriksaan kesehatan, penempatan kamar, hingga pendampingan selama berada di asrama haji. Jemaah juga dipastikan tidak dipisahkan dengan pendampingnya agar lebih nyaman.

Selain itu, terdapat petugas khusus di bawah koordinasi Dinas Kesehatan yang bertugas membantu pelayanan jemaah lansia dan disabilitas di embarkasi.

Tak hanya pelayanan kesehatan, Embarkasi Balikpapan juga menyediakan menu makanan khusus bagi jemaah lansia dengan tekstur lebih lembut dan kandungan gizi yang disesuaikan kondisi kesehatan mereka.

Namun dalam pelaksanaannya, menurut Mohlis, sebagian jemaah lansia justru lebih memilih menu makanan reguler dibanding menu khusus lansia yang telah disediakan.

“Kadang-kadang dia makan menu yang orang biasa. Katanya lebih enak menu biasa,” ucapnya Mohlis.

Kondisi tersebut sempat membuat menu khusus lansia tersisa lebih banyak dibanding makanan reguler. Sebaliknya, stok makanan reguler justru berkurang karena banyak dipilih jemaah lansia.

Meski demikian, Mohlis mengatakan kondisi itu sudah dapat diatasi dengan menyesuaikan kembali pilihan makanan berdasarkan keinginan para jemaah.

“Tapi itu sudah bisa kita atasi, kita tanyakan ke mereka apa yang lebih senangnya. Karena kalau dipaksakan walaupun lansia tapi dia tidak senang menunya kan mengganggu kesehatannya juga,” ujarnya.

Pihak embarkasi pun berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah disabilitas maupun lansia agar seluruh proses keberangkatan ibadah haji dapat berjalan aman dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....