Kementerian Haji Kaltim Imbau Jemaah Waspadai Tawaran Haji Nonprosedural
- 11 Apr 2026 09:02 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Timur mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran haji atau umrah yang menjanjikan proses instan. Imbauan ini disampaikan dalam audiensi bersama RRI Samarinda.
Plt Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kaltim, Mohlis Hasan, menegaskan tawaran “potong kompas” tidak selalu menjamin keberangkatan. Ia meminta masyarakat untuk melakukan verifikasi sebelum mempercayai penyedia layanan.
“Kalau ada tawaran seperti itu harus diteliti dulu dan dikonfirmasi ke Kementerian Haji. Harga mahal atau murah tidak menjamin,” ucapnya pada Kamis, 9 April 2026.
Mohlis menjelaskan masyarakat dapat melakukan pengecekan langsung ke kantor Kementerian Haji di kabupaten maupun provinsi. Hal ini penting untuk memastikan legalitas penyelenggara perjalanan haji.
Selain itu, Mohlis juga menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait kondisi geopolitik global. Ia memastikan hingga saat ini tidak ada informasi resmi mengenai penundaan pemberangkatan haji.
“Sampai sekarang tidak ada instruksi penundaan dari pemerintah pusat maupun dari Arab Saudi,” ujarnya.
Di sisi lain, Kementerian Haji Kaltim juga mengusung tagline pelayanan inklusif. Fokusnya adalah memberikan layanan ramah bagi perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas.
Sebagai penutup, Mohlis mengimbau seluruh calon jemaah untuk mempersiapkan diri secara optimal. “Siapkan fisik dan mental, jaga kesehatan, dan tetap mengikuti arahan pemerintah,” kata Mohlis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....