Satu Jemaah Manado Dilaporkan Wafat di Tanah Suci

  • 07 Jul 2025 07:12 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Balikpapan : Sebanyak 341 jemaah haji asal Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah yang tergabung dalam Kloter BPN-014 telah tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan pada Minggu malam (6/7/2025) pukul 21.50 WITA, lebih cepat tiga menit dari jadwal kedatangan semula.

Kedatangan mereka menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA-4414 dari rute Madinah–Hyderabad–Balikpapan.

Setelah proses penerimaan di bandara, seluruh jemaah bergerak menuju Aula Jabal Rahmah di Asrama Haji Balikpapan dan tiba sekitar pukul 23.50 WITA. Berdasarkan data resmi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Balikpapan, jumlah jemaah terdiri dari 331 orang dan empat petugas haji.

“Malam ini kloter dari Sulawesi Utara, BPN-014, tiba di Balikpapan. Total 341 orang, termasuk petugas. Kloter ini juga membawa tiga mutasi masuk dari Sulawesi Tengah, yaitu dari BPN-09 dan BPN-12,” kata Sekretaris PPIH Debarkasi Balikpapan, Sabransyah.

Dari total jemaah, mayoritas berasal dari Kota Manado sebanyak 221 orang, disusul Minahasa (34), Minahasa Utara (22), dan daerah lainnya di Sulawesi Utara.

Sementara dua jemaah dari Sulawesi Tengah tercatat berasal dari Kabupaten Toli Toli dan Donggala. Sayangnya, satu jemaah atas nama Dahsyad P Mekka asal Kota Manado, Sulawesi Utara, dilaporkan wafat sebelum kepulangan.

PPIH menyampaikan belasungkawa dan memastikan seluruh proses penanganan jenazah telah dilakukan sesuai prosedur.

Sabransyah mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan jemaah setibanya di Debarkasi Balikpapan, terlebih bagi mereka yang mengalami gangguan kesehatan ringan seperti batuk atau flu. Ia meminta jemaah membatasi interaksi dengan petugas dan menggunakan masker selama berada di area asrama.

“Kami tetap mengimbau agar jemaah menjaga kesehatan, cukup istirahat, dan tidak banyak beraktivitas. Jika ada keluhan seperti batuk pilek, mohon tetap gunakan masker. Kami doakan agar lekas pulih dan bisa segera bertemu keluarga dengan kondisi sehat,” ujarnya.

Selain itu, seluruh jemaah diimbau untuk terus memantau kondisi kesehatan selama 21 hari sejak kepulangan. Bila mengalami gejala yang memburuk, mereka diminta segera melapor ke Puskesmas terdekat dan menyampaikan bahwa mereka baru saja kembali dari luar negeri, guna penanganan lebih lanjut dari petugas kesehatan.

Hingga kedatangan Kloter BPN-014, PPIH Debarkasi Balikpapan mencatat sebanyak 5.000 dari total 5.712 jemaah dan petugas sudah dipulangkan ke Tanah Air, atau sekitar 87,54 persen. Sisanya, sebanyak 712 orang (12,46 persen), masih menunggu jadwal kepulangan berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....