Aksi Pengeroyokan di Jembatan Mahulu, Polisi Tangkap Dua Pelaku
- 16 Apr 2026 13:28 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Aksi pengeroyokan terjadi di kawasan Jembatan Mahulu, Kecamatan Sungai Kunjang, pada Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 06.00 WITA. Kapolsek Sungai Kunjang, AKP Ning Tyas Widyasmita menjelaskan, peristiwa ini bermula saat korban bersama seorang saksi melihat seorang pria tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi mabuk.
"Dengan niat baik, korban mencoba memberikan pertolongan. Namun, tiba-tiba beberapa orang yang merupakan teman dari pria itu datang pakai sepeda motor," ujarnya, dikutip pada Kamis, 16 April 2026.
Ketegangan pun muncul ketika saksi merekam kejadian tersebut sebagai langkah antisipasi. Merasa tidak terima, para pelaku meminta agar rekaman video dihapus.
Mereka secara paksa mengambil ponsel milik saksi dan menghapus video tersebut. Tidak berhenti di situ, lanjut Ning Tyas, korban dan saksi dipaksa turun dari sepeda motor, lalu menjadi sasaran pengeroyokan secara bersama-sama.
"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di bagian bibir atas dan bawah, memar di kepala, serta luka gores di lengan kiri akibat pukulan tangan kosong dari para pelaku," kata Ning Tyas.
Menindaklanjuti laporan yang diterima, Unit Reskrim Polsek Sungai Kunjang segera melakukan penyelidikan. Pada Senin, 13 April 2026, petugas berhasil mengambankan mC (22) dan AFG alias E (25).
Keduanya ditangkap di wilayah Sungai Kunjang tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolsek Sungai Kunjang untuk menjalani proses penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut. Ning Tyas Widyasmita menegaskan, pihaknya akan menindak tegas segala bentuk kekerasan.
“Kami tidak akan mentolerir tindakan kekerasan, apalagi dilakukan secara bersama-sama. Para pelaku sudah kami amankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ucapnya, tegas.
Para pelaku dijerat dengan Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap orang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....