Sabu Disembunyikan di Mulut, Pelaku Ditangkap Polres PPU

  • 03 Mar 2026 20:27 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Penajam – Satuan Reserse Narkoba Polres Penajam Paser Utara (PPU) mengamankan dua pria terkait dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, Senin malam 2 Maret 2026. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di wilayah tersebut.

Kasat Resnarkoba Polres PPU, IPTU Gede Wijaya, mengatakan pengungkapan kasus berawal dari informasi warga di kawasan RT 015 Kelurahan Nenang. Menindaklanjuti laporan itu, tim melakukan penyelidikan dan mendapati seorang pria berinisial BA (35) di pinggir jalan.

“Saat hendak ditangkap, BA sempat membuang satu paket sabu,” kata Wijaya di Penajam, Selasa 3 Maret 2026.

Meski sempat dibuang, barang bukti tersebut berhasil ditemukan petugas. Dari tangan BA, polisi mengamankan satu paket sabu dengan berat bruto 0,99 gram serta satu unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dalam transaksi.

Dari hasil pemeriksaan awal, BA mengaku tidak beraksi sendiri. Ia menyebut adanya rekan lain berinisial D yang turut terlibat dalam peredaran tersebut.

“Dari pemeriksaan awal, tersangka mengaku tidak sendiri. Ada rekannya berinisial D,” ujarnya.

Polisi kemudian melakukan pengembangan dan sekitar pukul 23.20 WITA berhasil menangkap D (33) di wilayah Kelurahan Penajam. Saat dilakukan penggeledahan, D secara kooperatif mengeluarkan dua paket sabu yang disimpan di dalam mulutnya.

“Total berat bruto sabu yang dibawa D sekitar 0,65 gram,” ucapnya.

Selain sabu, petugas juga menyita satu unit handphone dan uang tunai sebesar Rp500 ribu yang diduga merupakan hasil transaksi. Kedua tersangka kini diamankan di Mapolres PPU untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, BA dan D dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) junto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Polisi menyatakan masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....