Gerakan Susur Gang Samarinda Dorong Warga Lebih Peduli Kebersihan Lingkungan
- 23 Jun 2026 12:10 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Gerakan Susur Gang Samarinda tidak hanya mendorong masyarakat kembali berjalan kaki, tetapi juga memberi dampak sosial terhadap lingkungan permukiman. Sejumlah gang yang rutin dilalui peserta dilaporkan mulai mengalami perubahan dari sisi kebersihan dan penataan lingkungan.
Kontributor Susur Gang Samarinda, Wahyu Musyifa, mengatakan perubahan tersebut muncul setelah warga melihat kawasan tempat tinggal mereka sering dilintasi rombongan pejalan kaki. Kehadiran peserta yang mendokumentasikan kondisi lingkungan secara tidak langsung memicu kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan kebersihan dan estetika gang.
"Awalnya gang itu biasa saja. Setelah kami lewat dua atau tiga kali, tiba-tiba gangnya jadi lebih rapi dan cantik. Mungkin karena mereka merasa ada orang yang lewat dan memotret lingkungan di sana," ujarnya di obrolan SPADA PRO 2 Samarinda, dikutip Selasa 23 uni 2026.
Menurutnya, perubahan tersebut menjadi salah satu dampak positif yang tidak pernah direncanakan sejak awal. Kegiatan Susur Gang pada mulanya berfokus mengajak warga berolahraga ringan melalui aktivitas berjalan kaki menyusuri gang-gang permukiman di Samarinda.
Dalam perjalanannya, interaksi antara peserta dan warga menciptakan hubungan yang lebih dekat. Warga mulai mengenal aktivitas Susur Gang dan menunjukkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar. Beberapa kawasan yang sebelumnya tampak biasa mulai ditata lebih baik setelah beberapa kali menjadi rute kegiatan.
Wahyu menilai, kehadiran pejalan kaki di lingkungan permukiman memberi efek sosial tersendiri. Warga merasa kawasan tempat tinggal mereka diperhatikan oleh orang luar sehingga muncul dorongan untuk menjaga kebersihan, merapikan halaman, hingga mempercantik sudut-sudut gang yang sebelumnya kurang terawat.
Selain berdampak pada lingkungan fisik, kegiatan tersebut juga memperkuat interaksi sosial di tengah masyarakat. Peserta kerap berkomunikasi dengan warga setempat untuk mencari informasi mengenai akses jalan, sejarah kawasan, maupun kondisi lingkungan. Komunikasi yang terjalin membuat suasana permukiman menjadi lebih hidup dan terbuka.
Susur Gang Samarinda saat ini digelar dua kali dalam sepekan dan terbuka bagi masyarakat umum. Pergerakan yang lahir dari kebiasaan berjalan kaki sejak masa pandemi COVID-19 itu terus mendorong warga untuk mengenal kotanya lebih dekat sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar melalui langkah-langkah sederhana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....