Jajanan Tradisional Berpadu Topping Modern Jadi Peluang UMKM di Samarinda
- 15 Sep 2026 19:44 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Jajanan Nusantara tidak hanya menjadi bagian dari kekayaan kuliner Indonesia, tetapi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai peluang usaha. Beragam makanan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun masih memiliki peminat dan dapat menjadi pilihan bisnis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Peluang tersebut dimanfaatkan Frenky, pemilik Kedai Bang Fren di Samarinda, dengan menghadirkan beragam jajanan tradisional yang dipadukan dengan topping dan cita rasa modern. Inovasi tersebut membuat makanan yang sudah akrab di masyarakat memiliki tampilan dan pilihan rasa yang lebih beragam.
Frenky mengatakan kekuatan utama jajanan Nusantara terletak pada cita rasa dan keberagaman makanan dari setiap daerah. Menurutnya, kekayaan tersebut dapat menjadi modal bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan makanan tradisional dengan konsep yang lebih kekinian tanpa menghilangkan karakter aslinya.
Kedai Bang Fren menyediakan sekitar 40 jenis jajanan tradisional, di antaranya risol dengan berbagai pilihan rasa, bolu kukus, lemper, kue lapis, dan dadar gulung. Produk tersebut ditawarkan dengan harga yang terjangkau sehingga dapat dinikmati berbagai kalangan.
Saat menjadi narasumber dalam Dialog UMKM Bicara RRI Samarinda, Senin
14 September 2026, Frenky mengatakan usaha tersebut sejak awal diarahkan untuk menyasar konsumen di sekitar lokasi berjualan, khususnya pelajar dan pekerja kantoran.
"Pada awalnya pasarnya untuk anak sekolah karena memang lokasinya dekat sekolah-sekolah," ujar Frenky.
Kedai Bang Fren berlokasi di kawasan Jalan D.I. Panjaitan, Samarinda. Lapak tersebut mulai beroperasi sejak pagi hingga siang hari dan menyajikan beragam pilihan jajanan yang dapat menjadi alternatif sarapan maupun camilan.
Kehadiran Kedai Bang Fren turut menambah pilihan kuliner pagi di Kota Samarinda. Dengan menggabungkan jajanan tradisional dan sentuhan modern, usaha tersebut menunjukkan bahwa makanan Nusantara masih memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk UMKM yang menarik sekaligus ramah di kantong masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....