Anak Muda Bawa Bumbu Pecel Tradisional ke Pasar Generasi Z
- 01 Sep 2026 13:51 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Berawal dari keinginan menghadirkan menu khas yang menjadi identitas rumah makan keluarga, Pinkan Nazhwa Izza Tsabira, mengembangkan bumbu pecel menjadi produk yang menyasar generasi muda.
Pinkan yang merupakan Owner Bumbu Pecel Tsabira mengatakan, ide tersebut bermula ketika keluarganya melakukan perjalanan ke Jawa sekitar akhir 2022.
“Dari perjalanan itu kepikiran nih, bagaimana kalau kita masukkan pecel di menu rumah makan kita,” ujar Pinkan saat menjadi narasumber teras umkm pro 4, dikutip Selasa 1 September 2026.
Menu pecel kemudian mendapat respons positif dari pelanggan. Bahkan, pecel menjadi salah satu menu yang paling banyak dipesan sehingga keluarga Pinkan melihat peluang untuk mengemas bumbu tersebut sebagai produk yang dapat dipasarkan lebih luas.
Menurut Pinkan, inovasi diperlukan agar makanan tradisional tidak hanya dikenal oleh generasi sebelumnya, tetapi juga dapat diterima kalangan muda. Ia melihat generasi Z cenderung lebih dekat dengan berbagai pilihan makanan modern sehingga diperlukan pendekatan baru agar kuliner tradisional tetap diminati.
“Dari situlah saya berinovasi bagaimana caranya supaya bumbu pecel ini bisa masuk juga ke kalangan masyarakat-masyarakat muda,” katanya.
Bumbu Pecel Tsabira sendiri mulai dikembangkan sebagai produk sekitar 2023 dan usaha tersebut kemudian dibuka pada 2024. Pada awalnya, pemasaran masih dilakukan secara offline sehingga jangkauannya relatif terbatas.
Seiring waktu, Pinkan bersama keluarganya mulai memanfaatkan pemasaran digital. “Promosi awal melalui Facebook dengan melakukan siaran langsung, setelah itu baru membuat akun Instagram sendiri supaya jangkauan pasar semakin luas,” ucap Pinkan.
Bagi Pinkan, pengembangan produk tradisional tidak berarti meninggalkan karakter aslinya. Bumbu pecel tetap menggunakan kacang tanah sebagai bahan utama, namun ditambahkan kacang mede sebagai salah satu ciri khas untuk memberikan rasa yang berbeda.
Ia juga menekankan pentingnya penggunaan bahan segar dan berkualitas dalam proses produksi. Menurutnya, kualitas produk menjadi hal utama karena kepuasan konsumen merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan terhadap produk.
Melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi digital, Pinkan berharap makanan tradisional seperti bumbu pecel tetap memiliki tempat di tengah perubahan selera masyarakat, khususnya generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....