Dukungan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) Bagi UMKM Samarinda
- 17 Agt 2026 15:06 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Peran perempuan dalam menggerakkan roda perekonomian daerah kini semakin signifikan, khususnya bagi mereka yang berstatus sebagai Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA). Di Kota Samarinda, keberadaan wadah organisasi PEKKA serta pendampingan dari instansi pemerintah setempat terbukti menjadi pilar utama dalam mendorong kemandirian ekonomi dan penguatan kapasitas perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga.
Suci Rahayu, salah satu pelaku UMKM binaan PEKKA, membagikan pengalamannya mengenai dampak positif yang dirasakan setelah bergabung dalam ekosistem pemberdayaan tersebut. Menurutnya, pendampingan yang diberikan tidak hanya sebatas teori bisnis, melainkan mencakup pembinaan keterampilan teknis, perluasan wawasan pemasaran, hingga pelatihan kewirausahaan secara berkala.
"Pelatihannya di PEKKA itu gak cuma dalam segi makanan, tapi juga kayak menjahit, merajut, segala macam. Jadi, itu pun semua ada pelatihannya. Kita selalu diinformasikan bagi yang bersedia tetap boleh ikut," ujarnya dalam program UMKM Bicara di Pro1 RRI Samarinda, dikutip Senin, 17 Agustus 2026.
Ia mengungkapkan bahwa kolaborasi pelatihan tersebut sering kali melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Kota Samarinda serta lembaga pendidikan tinggi seperti Universitas Widya Gama Samarinda yang memberikan materi mengenai strategi pemasaran (marketing) digital bagi ibu-ibu pelaku UMKM.
Selain wadah PEKKA, dukungan bagi pengembangan UMKM di Samarinda juga datang dari instansi pemerintah lainnya. Suci menyebutkan peran aktif Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor/Sejahtera (UPK2A/UPPKA) serta fasilitas tempat berjualan yang disediakan pemerintah kota, seperti area bazar di Stadion Sempaja Samarinda.
Lebih lanjut, Suci menekankan pentingnya mentalitas pantang menyerah bagi kaum perempuan yang mengemban beban ganda sebagai pengelola rumah tangga sekaligus pencari nafkah utama. Kendati keterbatasan fisik sering menjadi tantangan utama bagi pengusaha perempuan, semangat untuk membahagiakan keluarga menjadi energi utama dalam melampaui berbagai kendala operasional.
"Intinya selalu berusaha dan apapun yang kita lakukan diniatkan untuk keluarga, insyaallah hasilnya pun akan berkah untuk semuanya. Tetap menjaga kesehatan dan selalu semangat untuk berjuang demi keluarga," katanya.
Melalui kemitraan yang solid antara kelompok swadaya masyarakat seperti PEKKA, dukungan fasilitasi dari pemerintah daerah, dan keteguhan para pelaku usaha perempuan, sektor UMKM di Samarinda diharapkan terus tumbuh menjadi wadah inklusif yang mampu mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....