Dari Hobi Rumahan, NH Toulis Konsisten Berinovasi Bisnis di Era Digital
- 14 Jul 2026 07:00 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Minat masyarakat terhadap bisnis kuliner tidak pernah surut karena makanan kini telah bergeser dari sekadar kebutuhan pokok menjadi bagian dari gaya hidup. Banyak usaha kuliner sukses yang justru lahir dari aktivitas sederhana di dapur rumah, berawal dari kegemaran memasak untuk keluarga hingga berkembang menjadi ladang perputaran ekonomi yang menjanjikan.
Fenomena ini dialami langsung oleh Nurhayati, seorang pengusaha perempuan asal Samarinda yang sukses membesarkan merek NH Toulis. Dalam program UMKM Bicara di Pro1 RRI Samarinda, Nurhayati menceritakan bahwa perjalanan bisnisnya bermula pada tahun 2011 dari sebuah ketidaksengajaan berkat testimoni positif dari para sahabat terdekatnya.
Awalnya, Nurhayati hanya menyalurkan hobi masa kecilnya membuat kue kering untuk konsumsi pribadi dan keluarga. Namun, setelah produk buatannya dicicipi oleh teman-temannya dan dinilai memiliki rasa yang lezat, ia didorong untuk mulai mengomersialkan kemampuannya tersebut dengan sistem pemasaran dari mulut ke mulut.
"Saya itu awalnya tertarik karena dari teman dan sahabat yang bilang kalau kue saya enak. Nah, dia bilang 'Bagaimana kalau itu dijual nanti saya yang beli, nanti saya tawarkan sama teman-teman dan tetangga di sekitaran. Nanti saya bantu penjualannya.' Awalnya dari situ sih," ujar Nurhayati dikutip Senin, 13 Juli 2026.
Menyadari bisnis kue kering bersifat musiman dan hanya ramai menjelang hari raya, Nurhayati tidak tinggal diam. Ia mulai melakukan diversifikasi produk dengan memproduksi kue basah jajanan pasar untuk dititipkan di warung-warung terdekat setiap hari, hingga kemudian berkolaborasi dengan adiknya merambah ke produk pempek dan dimsum keju untuk anak muda.
Dalam mengembangkan usahanya yang kini telah berjalan selama 15 tahun, Nurhayati menekankan pentingnya bagi pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan teknologi digital. Guna memperluas pasar di luar lingkaran kerabat, ia aktif memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Instagram, hingga status WhatsApp agar bisnisnya tetap eksis di mata konsumen.
Bagi masyarakat atau pelaku usaha pemula yang ingin terjun ke dunia kuliner, Nurhayati membagikan resep utamanya, yaitu konsistensi, rasa percaya diri terhadap kualitas produk, dan yang terpenting adalah menjaga kobaran semangat serta mengantongi dukungan penuh dari pihak keluarga.
"Kalau untuk pemula yang baru mulai bisnis, kita itu semangat, yang utama itu semangat. Dukungan dari keluarga, terus kita memang percaya produk kita ini bagus dan enak. Nah, kita harus yakin produk kita itu yang bagus," katanya memberikan motivasi kepada para perintis UMKM.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....