Usaha Kreatif Els Craft, Custom Langsung Jadi Daya Tarik
- 12 Apr 2026 15:20 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Berawal dari aktivitas sederhana mengisi waktu libur sekolah bersama keponakan, pasangan suami istri Soleh dan Ella berhasil mengembangkan ide kreatif menjadi peluang usaha menjanjikan melalui brand kerajinan tangan “Els Craft”.
Usaha yang mereka rintis ini menghadirkan berbagai produk kerajinan berbahan tali paracord, seperti bag charm, strap phone, gantungan kunci, tali tas, gelang, hingga tali jam yang dibuat sesuai pesanan pelanggan.
Nama “Els Craft” sendiri merupakan singkatan dari inisial keluarga mereka. Dengan konsep sederhana namun unik, pasangan ini mencoba menghadirkan produk yang tidak hanya menarik, tetapi juga bisa disesuaikan dengan selera pembeli.
“Awalnya hanya coba-coba isi waktu libur bersama keponakan, ternyata banyak yang tertarik dan akhirnya kami seriuskan jadi usaha,” ujar Soleh.
Dengan modal awal yang tidak lebih dari Rp400 ribu, mereka mulai merintis usaha tanpa latar belakang khusus di bidang kerajinan. Keduanya belajar secara otodidak dengan memanfaatkan referensi dari media sosial.
“Kami belajar dari internet, terutama melihat kerajinan serupa dari pengrajin di Thailand, lalu kami kembangkan sendiri,” kata Ella.
Untuk memasarkan produknya, mereka membuka lapak di kawasan wisata belanja di GOR Kadrie Oening Sempaja. Konsep yang diusung pun cukup berbeda, yakni sistem prasmanan pernak-pernik yang memungkinkan pelanggan memilih dan memadupadankan sendiri desain yang diinginkan.

Menariknya, setiap pesanan dapat langsung dikerjakan di tempat dalam waktu singkat. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin mendapatkan produk custom secara cepat.
“Harga yang kami tawarkan juga terjangkau, mulai dari Rp15 ribu sampai ratusan ribu rupiah, tergantung tingkat kesulitan dan bahan yang digunakan,” ucapnya.
Dengan konsep tersebut, produk Els Craft banyak diminati kalangan remaja, mulai dari pelajar SMP hingga SMA, bahkan orang dewasa yang tertarik dengan kerajinan unik dan personal.
Dalam satu hari membuka lapak saat kegiatan wisata belanja berlangsung, mereka bahkan mampu meraih omzet hingga Rp2 juta. Hal ini menjadi bukti bahwa kreativitas sederhana dapat berkembang menjadi usaha yang menguntungkan.
Meski telah meraih hasil yang cukup baik, Soleh dan Nela mengaku terus berupaya meningkatkan kualitas dan variasi produk mereka dengan terus belajar dan mengikuti tren terbaru.
“Kami terus update ilmu supaya bisa menciptakan model-model baru yang lebih menarik dan tidak membosankan,” ujarnya.
Ke depan, mereka berharap Els Craft dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat dan mampu bersaing di pasar kerajinan yang lebih besar.
“Harapannya, semoga karya kami bisa dikenal lebih luas dan terus berkembang,” ujar mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....