Dari Hobi Jadi Usaha Bumbu Nusantara

  • 10 Feb 2026 04:48 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang pangan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan produk yang praktis, berkualitas, dan tetap mempertahankan cita rasa khas daerah. Bumbu masak rumahan menjadi salah satu pilihan favorit karena dinilai lebih alami dan dekat dengan selera lidah Nusantara.

Dalam Program Teras UMKM menghadirkan Ida Nahriah, Owner KingCity (Aneka Bumbu Masak), yang dikenal konsisten mengembangkan bumbu masak khas dengan sentuhan gizi. Ida Nahriah mengungkapkan, usaha KingCity telah dirintis hampir 13 tahun berawal dari kegemarannya memasak. Produk ini awalnya dikenal tanpa nama dan hanya beredar di lingkungan kerja. “Awalnya cuma bumbu masak saja, dibawa ke kantor, lalu teman-teman bilang masakannya enak dan menyarankan untuk dijual,” ujar Ida.

Nama KingCity sendiri baru digunakan sekitar tujuh tahun terakhir. Ida menjelaskan, nama tersebut terinspirasi dari Tenggarong yang dikenal sebagai Kota Raja. “Saya bekerja dan mencari rezeki di Kota Raja, Tenggarong. Dari situlah muncul nama KingCity sebagai identitas produk,” katanya.

KingCity beralamat di Jalan Kartini, Kota Tenggarong, dan melayani pemesanan dari berbagai daerah, termasuk Samarinda dan wilayah hulu. Bahkan, bumbu KingCity pernah dibawa hingga ke Australia oleh pelanggan. “Mereka rindu masakan Indonesia. Kalau ada yang pulang kampung, bumbu ini sering dititipkan untuk dibawa ke luar negeri,” kata Ida.

Saat ini, KingCity memiliki beberapa varian bumbu, di antaranya bumbu Soto Banjar, bumbu kari, dan bumbu bistik. Produk tersedia dalam tiga ukuran kemasan, yaitu 100 gram, 200 gram, dan 250 gram. Harga bumbu KingCity dibanderol mulai dari sekitar Rp20.000 hingga Rp45.000, menyesuaikan varian dan ukuran kemasan.

Sebagai Sarjana Terapan Gizi, Ida menekankan pentingnya keseimbangan antara rasa dan nilai gizi. Setiap produk dibuat dengan standar operasional prosedur (SOP) dan mencantumkan nilai gizi pada kemasan. “Bagi saya, rasa itu penting, tapi gizi juga harus seimbang. Itu yang menjadi kelebihan King City,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....