Coffeehouse Samarinda, Kopi Rumahan Rasa Nyaman

  • 07 Feb 2026 15:32 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Tren usaha kopi di Kota Samarinda terus berkembang, tidak hanya dalam bentuk kafe modern, tetapi juga kopi rumahan yang mengedepankan cita rasa dan kenyamanan. Salah satunya adalah Coffeehouse, usaha kopi rumahan milik Mufida Rizky Syafitri, yang akrab disapa Fida.

Fida membagikan perjalanan usahanya yang bermula dari rumah, berangkat dari kecintaan pribadi terhadap kopi. Usaha ini mulai dirintis pada November 2025. Awalnya, Fida hanya gemar meracik kopi untuk konsumsi pribadi. Dari kebiasaan mencoba dan memodifikasi berbagai resep, ia menemukan racikan kopi yang menurutnya memiliki rasa khas dan berpotensi disukai banyak orang. Berangkat dari situlah, Coffeehouse lahir sebagai usaha kopi rumahan.

“Kalau sehari tidak ngopi rasanya ada yang kurang. Dari situ saya sering coba-coba racik kopi sendiri sampai dapat rasa yang benar-benar saya suka,” ujar Fida.

Pada tahap awal, Coffeehouse masih menerapkan sistem open pre-order satu kali dalam sepekan. Respons konsumen yang positif membuat usaha ini berkembang hingga akhirnya mampu melayani pesanan setiap hari dengan sistem made by order, sehingga minuman selalu disajikan dalam kondisi segar.

Mengusung konsep kopi rumahan, Coffeehouse tidak membuka kafe atau tempat nongkrong. Seluruh proses produksi dilakukan dari rumah yang berlokasi di Jalan Pemuda 3, Samarinda. Filosofi tersebut juga tercermin dari nama Coffee House yang bermakna “rumah kopi”, tempat segala proses dimulai. Saat ini, Coffeehouse menghadirkan empat varian minuman berbasis kopi. Varian pertama adalah ground coffee, latte coffee, Thai tea coffee dan green tea coffee.

Proses pengembangan satu varian kopi tidak dilakukan secara singkat. Fida mengungkapkan bahwa setiap resep membutuhkan waktu hingga satu atau dua bulan melalui proses trial and error. Karena itu, Coffee House memilih menghadirkan varian terbatas dengan fokus pada konsistensi rasa.

Dari sisi harga, Coffeehouse menawarkan produk dengan harga ramah di kantong. Tersedia kemasan botol 250 mililiter seharga Rp18.000, botol 600 mililiter Rp35.000, serta kemasan cup siap minum seharga Rp15.000 untuk semua varian. Minuman botolan dapat bertahan hingga lima hari jika disimpan di lemari pendingin.

Untuk pemasaran bisa dilakukan melalui Instagram @its.coffeehouse serta layanan pesan antar. Ke depan, Coffeehouse berencana menghadirkan stand booth sederhana di depan rumah pada bulan Ramadan agar konsumen dapat datang langsung, meski konsep utama tetap berbasis rumahan.

Bagi Fida, persaingan usaha kopi bukanlah hal yang perlu ditakuti. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas, ciri khas rasa, serta kepercayaan konsumen. Ia juga berpesan kepada calon pelaku UMKM untuk tidak menunggu kondisi sempurna sebelum memulai usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....