Produksi TBS Perusahaan Sawit Kaltim Berhasil Kerek Margin Laba Bersih 26 persen
- 26 Mei 2026 21:45 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Sektor hulu salah satu perusahaan kelapa sawit di Kaltim yang solid, berhasil mendorong emiten perkebunan PT Palma Serasih Tbk (kode saham: PSGO) membukukan kenaikan laba bersih hingga 26,3 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) pada tahun buku 2025. Pertumbuhan performa ekonomi yang ditopang oleh optimalisasi produksi Tandan Buah Segar (TBS) ini berbuah manis bagi para investor dengan diputuskannya pembagian dividen tunai total sebesar Rp113,1 miliar atau setara Rp6 per lembar saham.
Keputusan strategis tersebut resmi disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilanjutkan dengan Public Expose di Jakarta. Keberhasilan perseroan memaksimalkan nilai ekonomi dari lini produksi hulu membawa laba bersih melonjak signifikan dari Rp350,6 miliar menjadi Rp442,8 miliar.
Baca juga: https://rri.co.id/samarinda/ekonomi/bisnis/2398527/udang-windu-kaltim-tembus-rp122-miliar-budidaya-alami-jadi-kunci
Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan Palma Serasih, Astrida Niovita Bachtiar, mengungkapkan bahwa tingginya produktivitas lahan menjadi motor utama penggerak profitabilitas. Sepanjang tahun 2025, volume produksi TBS Inti dan Plasma yang berhasil dipanen mencapai 480,8 ribu ton, yang kemudian diolah menjadi 140,2 ribu ton Crude Palm Oil (CPO) dan 21,6 ribu ton Palm Kernel (PK).
"Produktivitas (yield) TBS Inti kami saat ini tercatat sebesar 18 ton per hektare. Angka ini diproyeksikan masih akan terus bertumbuh secara ekonomis seiring bertambahnya rata-rata umur tanaman menuju usia prima," ujar Astrida dalam keterangannya, Selasa 26 Mei 2026.

Sinergi antara tingginya volume panen TBS dan momentum tren kenaikan harga komoditas CPO serta PK di pasar global terbukti berhasil mengerek marjin laba bersih perseroan dari 16,5 persen meroket ke angka 17,4 persen. Performa keuangan yang impresif ini juga didukung oleh ketepatan strategi penjualan serta efisiensi manajemen dalam menurunkan biaya keuangan sepanjang tahun lalu.
Melihat dinamika industri ke depan, fokus pengembangan bisnis PSGO akan diarahkan pada penguatan produktivitas kebun dan pabrik serta efisiensi operasional. Langkah ini diambil guna memastikan setiap kilogram TBS yang dihasilkan memiliki margin keuntungan yang optimal dan berkelanjutan.
Aktivitas budidaya dan pengolahan TBS di wilayah operasional Kalimantan Timur ini juga terbukti memberikan dampak ekonomi berganda (multiplier effect) yang nyata bagi daerah.
Melalui penguatan skema kemitraan TBS Plasma, penciptaan lapangan kerja, serta pemberdayaan usaha lokal di sekitar perkebunan, pertumbuhan bisnis hulu sawit oleh PT Palma Serasih Tbk ini berkomitmen untuk terus berkontribusi langsung dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....