Milad Ke-23 IKA Pakarti Dorong Pengabdian Sosial dan Kemandirian UMKM

  • 25 Agt 2026 02:50 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Organisasi Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (IKA Pakarti) Kalimantan Timur merayakan hari jadinya yang ke-23 sekaligus momentum pengukuhan pengurus baru Dewan Pimpinan Pusat (DPP) periode 2026–2031. Perayaan ini berfokus pada penguatan aksi pengabdian sosial lintas suku dan pemberdayaan ekonomi berbasis kemandirian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sejak berdiri pada 16 Juli 2003, IKA Pakarti terus memosisikan diri sebagai wadah pemersatu puluhan paguyuban kedaerahan. Lebih dari sekadar organisasi kemasyarakatan, lembaga ini memfokuskan kegiatannya pada program-program kemanusiaan dan pelayanan sosial gratis bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan tanpa memandang latar belakang etnis.

Komitmen pelayanan sosial tersebut diwujudkan melalui penyediaan armada ambulans gratis, aksi tanggap bencana alam di berbagai wilayah, hingga penyaluran bantuan kemanusiaan saat terjadi musibah kebakaran maupun bencana daerah.

Pengurus DPP IKA Pakarti, Dr. H. Ahmad Zaini, menegaskan bahwa nilai utama dari keberadaan organisasi adalah pelayanan nyata kepada masyarakat umum serta kontribusi sosial yang konsisten di tanah perantauan.

"Alhamdulillah peran serta IKA Pakarti sampai sekarang sudah dirasakan, baik orang Jawa sendiri maupun selain Jawa. Karena kegiatan paling utama menika pengabdian masyarakat, seperti ambulans gratis yang terikat jaringan kota dan langsung antar tanpa biaya," ujar Ahmad Zaini dalam dialog Pantas Jawa Pro 4 RRI Samarinda pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Memasuki usia ke-23 tahun, IKA Pakarti juga meletakkan perhatian besar pada penguatan fondasi ekonomi kerakyatan. Organisasi ini memfasilitasi penataan stan pameran bagi para pelaku UMKM lokal dari setiap paguyuban kabupaten/kota untuk menyajikan kuliner serta produk khas daerah masing-masing.

Ketua Panitia Kegiatan, Bambang Pininto, menyampaikan bahwa penyediaan lapak UMKM ini dirancang untuk menghidupkan kebersamaan dan mengangkat potensi ekonomi lokal masyarakat Jawa di Kaltim.

"Panitia sampun nyiapi tendo UMKM. Setiap paguyuban angsal jatah stan untuk menjajakan jajanan khas tradisional daerahnya masing-masing, seperti dari Surabaya, Wonogiri, sampai Blora," kata Bambang Pininto.

Sementara itu, Ketua Umum DPP IKA Pakarti, Seno Aji, menekankan pentingnya kemandirian ekonomi warga dan penguatan peran pemuda dalam menopang pembangunan daerah tanpa bergantung penuh pada anggaran pemerintah.

"Kita akan mengembangkan UMKM di Kalimantan Timur ini supaya tumbuh perekonomiannya. Kita berusaha berdiri di kaki sendiri, patungan dari para pengusaha untuk pengabdian warga. Motonya solid, peduli, dan sejahtera," ujar Seno Aji dalam sambungan telepon interaktif.

Melalui sinergi antara aksi kemanusiaan dan pemberdayaan UMKM lokal ini, IKA Pakarti menegaskan perannya untuk terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan dan menjaga harmonisasi sosial masyarakat Kalimantan Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....