Kunci Adaptasi Positif Anak Sekolah Menurut Psikolog

  • 22 Jul 2026 08:15 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Masa transisi memasuki tahun ajaran baru merupakan fase perkembangan krusial yang menentukan kesiapan emosional dan psikologis anak. Perubahan lingkungan, aturan, hingga dinamika pertemanan yang baru kerap memicu kecemasan tersendiri bagi anak di berbagai jenjang pendidikan.

Menanggapi fenomena tersebut, Psikolog Klinis dari RSJD Atma Husada Mahakam Kaltim, Elda Trialisa Putri, menekankan pentingnya membangun adaptasi positif sejak hari pertama sekolah. Hal ini disampaikan dalam program siaran Dokter Etam yang disiarkan oleh Pro 4 RRI Samarinda pada Kamis, 16 Juli 2026.

Dalam kacamata psikologi, penyesuaian diri anak dari lingkungan rumah ke sekolah melibatkan proses pengenalan emosi yang kompleks. Anak-anak usia dini hingga remaja sering kali menunjukkan reaksi cemas atau enggan berpisah dari orang tua sebagai bentuk respons alami terhadap hal baru.

Elda menjelaskan perilaku anak seperti menangis atau merengek saat diantar ke sekolah merupakan tanda, anak sedang berproses untuk mengenali lingkungannya. Menurutnya, kesiapan emosional anak tidak terbentuk secara instan, melainkan membutuhkan proses pendampingan yang konsisten dari lingkungan sekitar.

"Persiapannya perlu sangat banyak. Bagaimana beradaptasi untuk menghadapi perubahan, membina hubungan yang baik dengan teman dan guru baru, serta mengembangkan rasa percaya diri anak. Namun, persiapan tersebut tidak hanya dibebankan kepada sekolah, melainkan harus dimulai dari rumah," ujar Elda.

Lebih lanjut, Elda memaparkan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar psikologis menjadi fondasi utama sebelum menuntut anak berprestasi. Rasa aman, rasa dicintai, dan penerimaan tanpa syarat di lingkungan keluarga merupakan faktor kunci yang mendorong motivasi belajar anak di sekolah.

"Ketika anak merasa aman, dicintai, dan diterima apa adanya di rumah, secara otomatis motivasi belajar dan rasa percaya dirinya akan meningkat saat berada di luar. Pembentukan karakter yang sehat secara mental diawali dari bagaimana anak diperlakukan di lingkungan terdekatnya," katanya lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....