Inovasi Kreatif Duta Bahasa dalam Melestarikan Bahasa Daerah

  • 07 Jul 2026 14:33 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Upaya pelestarian bahasa daerah di tengah derasnya arus globalisasi terus menjadi perhatian berbagai kalangan. Salah satunya dilakukan oleh Duta Bahasa Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara 2026 melalui berbagai program kreatif yang menyasar anak-anak hingga generasi muda.

Duta Bahasa Kaltim-Kaltara 2026, Rija Aulia Mayatri dan Reza Mahendra, menjelaskan sejumlah kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia, bahasa daerah serta kemampuan berbahasa asing secara seimbang. Hal itu disampaikannya dalam program siaran Odah Bekesah di RRI Pro4 Samarinda,

Salah satu program yang diperkenalkan adalah permainan edukatif yaitu Alfabet Bahasa. Media sederhana ini memanfaatkan huruf A hingga Z yang berisi berbagai pertanyaan dalam beberapa bahasa, sehingga peserta dapat belajar sambil bermain.

Menurut Rija Aulia, permainan tersebut lahir dari keinginannya mengajak anak-anak kembali berinteraksi secara langsung dan mengurangi ketergantungan terhadap gawai. Meski demikian, teknologi tetap dimanfaatkan secara bijak untuk membantu penyusunan materi pembelajaran.

“Digitalisasi itu sesuatu yang tidak bisa kita tolak karena sudah datang. Pertanyaannya bisa dicari menggunakan AI atau Google untuk membantu membuat materi pembelajaran,” ujar Rija Aulia, dikutip Selasa 7 Juli 2026.

Selain itu, program lain yang diperkenalkan adalah Rimba Borneo, berupa buku cerita dwibahasa dan permainan edukatif yang mengenalkan bahasa Kutai kepada siswa sekolah dasar. Program tersebut telah diuji coba di salah satu sekolah di Samarinda dan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam mengenal kosakata daerah.

Reza Mahendra menilai pelestarian bahasa daerah merupakan bagian dari menjaga identitas budaya bangsa. “Ketika kita ingin mencintai diri sendiri, mulailah dengan mencintai identitas. Bahasa itu bagian dari identitas kita,” kata Reza.

Melalui berbagai program kreatif tersebut, para Duta Bahasa berharap generasi muda dapat terus bangga menggunakan bahasa Indonesia, mencintai bahasa daerah sekaligus terbuka terhadap penguasaan bahasa asing sebagai bekal menghadapi dunia global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....