Dari Penari hingga Duta Budaya, Muhammad Ibrohim Buktikan Tari Buka Banyak Peluang
- 03 Jul 2026 12:40 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Kecintaan terhadap seni tari membawa Muhammad Ibrohim menorehkan berbagai prestasi hingga terpilih sebagai Wakil 2 Duta Budaya Kota Samarinda. Ia mengaku seluruh perjalanan tersebut berawal dari ketertarikannya terhadap dunia tari sejak masih duduk di bangku sekolah.
Sebagai pelajar, Ibrohim aktif mengikuti berbagai perlombaan dan kegiatan budaya di tingkat daerah maupun nasional. “Saya sering mengikuti event budaya dan pernah mewakili Kota Samarinda dalam ajang Dunia Melayu Dunia Islam,” katanya dalam program berjaringan pesona budaya borneo, di kutip Jum’at, 3 Juli 2026.
Dalam ajang tersebut, ia berhasil membawa pulang prestasi untuk Kota Samarinda. “Alhamdulillah saat itu saya berhasil meraih juara dua dan membawa nama baik Kota Samarinda,” ucapnya.
| Baca juga: Media Sosial Jadi Sarana Pelestarian Budaya |
Tidak berhenti di sana, ia juga mengikuti berbagai kompetisi lain sebelum mendaftar sebagai Duta Budaya Kota Samarinda. “Saya aktif mengikuti perlombaan sekaligus bergabung dengan sanggar tari untuk terus mengembangkan kemampuan,” ujarnya.
Perjalanan menuju Duta Budaya diakuinya tidak mudah karena harus membagi waktu antara karantina, latihan, dan persiapan pertunjukan. “Selama beberapa minggu saya harus menjalani aktivitas dari pagi hingga malam untuk mempersiapkan semuanya,” katanya.
Tantangan semakin berat ketika dirinya mengalami kecelakaan setelah terpilih sebagai Duta Budaya. “Saya sempat mengalami kecelakaan dan harus segera pulih karena ada agenda penting yang harus diikuti,” ujarnya.
Berkat semangat dan kerja keras, Ibrohim akhirnya mampu kembali tampil di ajang budaya tingkat regional. “Walaupun masih dalam masa pemulihan, saya tetap berangkat dan memperkenalkan tari Jepen kepada masyarakat luar daerah,” ucapnya.
Menurutnya, seni tari tidak hanya memberikan pengalaman berharga tetapi juga membuka kesempatan untuk memperluas relasi dan wawasan budaya. “Saya bisa bertemu banyak orang dan belajar berbagai budaya dari daerah lain,” katanya.
Ibrohim mengajak generasi muda untuk tetap mengikuti perkembangan zaman tanpa melupakan akar budaya daerah. “Jadilah generasi yang mengikuti perkembangan zaman tetapi tidak meninggalkan jejak budaya,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa keberlangsungan budaya daerah berada di tangan generasi muda saat ini. “Jika bukan kita yang melestarikan budaya, maka budaya itu bisa hilang ditelan zaman,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....