Seni Tari Jadi Jembatan Generasi Muda Mengenal Sejarah dan Budaya Samarinda
- 25 Jun 2026 21:16 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Seni tari dinilai memiliki peran penting dalam menjaga sekaligus memperkenalkan budaya daerah kepada generasi muda. Wakil 2 Duta Budaya Kota Samarinda, Muhammad Ibrohim, mengatakan setiap tarian tidak hanya menampilkan gerakan, tetapi juga mengandung nilai sejarah dan filosofi budaya.
Menurut Ibrohim, sebuah karya tari lahir melalui proses kreatif yang berangkat dari konsep budaya dan kehidupan masyarakat. “Biasanya konsep tari mengangkat kebiasaan, budaya, dan sejarah yang ada di Kota Samarinda,” katanya saat menjadi narasumber siaran berjaringan pesona budaya nusantara, di kutip Kamis, 25 Juni 2026.
Ia mencontohkan berbagai tokoh dan cerita daerah yang kerap menjadi inspirasi dalam penciptaan karya tari. “Melalui tari, masyarakat bisa mengenal kembali tokoh-tokoh penting dan sejarah yang menjadi bagian dari identitas Kota Samarinda,” ucapnya.
Di tengah derasnya pengaruh budaya populer, Ibrohim mengakui generasi muda saat ini mudah terpapar budaya luar. “Generasi Z sangat mudah terpengaruh oleh budaya asing seperti K-pop, drama Korea, maupun tren yang berkembang di media sosial,” ujarnya.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menjadi hambatan bagi para seniman untuk terus berinovasi. “Seni tari tradisional bisa dikolaborasikan dengan tren masa kini tanpa menghilangkan unsur budaya yang ada di dalamnya,” katanya.
Menurutnya, kolaborasi menjadi cara efektif agar seni tari tetap relevan dengan perkembangan zaman. “Budaya bukan hanya soal pakem, tetapi juga bisa diinovasi agar lebih dekat dengan generasi muda,” ujarnya.
Ibrohim menilai inovasi dalam seni tari justru membuka ruang kreativitas yang lebih luas bagi para pelaku seni. “Seniman dapat menciptakan karya yang lebih segar dan sesuai dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan identitas budaya,” ucapnya.
Selain menjadi media hiburan, seni tari juga berfungsi sebagai sarana edukasi budaya yang efektif. “Lewat tari, masyarakat dapat belajar tentang budaya daerah dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami,” katanya.
Ia berharap generasi muda terus memiliki kepedulian terhadap budaya lokal di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. “Kalau bukan kita yang menjaga dan memperkenalkan budaya daerah, lalu siapa lagi,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....