Bahasa Indonesia Kian Diminati Warga Asing

  • 08 Mei 2026 12:38 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Minat warga negara asing untuk mempelajari bahasa Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut terlihat dari bertambahnya mahasiswa asing dan tenaga kerja asing yang mulai mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).

Widyabasa Ahli Pertama Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, Misriani, mengatakan perkembangan BIPA menjadi bagian penting dalam penginternasionalan bahasa Indonesia.

“BIPA merupakan program pembelajaran bahasa Indonesia bagi orang asing. Jadi, mereka belajar tidak hanya bahasa, tetapi juga budaya Indonesia,” ujar Misriani, dikutip Jumat 8 Mei 2026.

Bahasa Indonesia kini semakin dikenal di dunia internasional setelah ditetapkan sebagai bahasa resmi sidang UNESCO pada 2023. Momentum tersebut mendorong minat masyarakat luar negeri untuk mempelajari bahasa Indonesia.

Selain itu, sejumlah universitas di luar negeri juga mulai membuka pembelajaran bahasa Indonesia. Salah satunya Universitas Kairo di Mesir yang kini menyediakan kelas bahasa Indonesia.

Widyabasa Ahli Pertama Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, Tantra Alimi, menjelaskan perkembangan BIPA sebenarnya telah dimulai sejak 1970-an melalui universitas di Indonesia.

“Awalnya sederhana, hanya mengenalkan bahasa Indonesia kepada mahasiswa asing. Lalu berkembang lebih terstruktur pada tahun 1980 sampai 1990-an,” kata Tantra.

Perkembangan BIPA semakin pesat sejak era 2000-an ketika pemerintah mulai serius mendorong bahasa Indonesia ke ranah internasional. Saat itu banyak pengajar BIPA dikirim ke luar negeri untuk mengajar bahasa Indonesia.

Di Kalimantan Timur sendiri, minat belajar bahasa Indonesia datang dari mahasiswa asing dan tenaga kerja asing yang bekerja di sejumlah perusahaan. Balai Bahasa terus mendorong pembukaan kelas-kelas BIPA di berbagai institusi.

Penginternasionalan bahasa Indonesia diharapkan dapat terus berkembang melalui peningkatan kualitas pengajar dan dukungan berbagai pihak. Bahasa Indonesia memiliki potensi besar menjadi bahasa komunikasi global di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....