Krisis Budaya Lokal: Bahasa Kutai Mulai Tenggelam di Tanah Sendiri
- 06 Apr 2026 13:54 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kelestarian budaya dan bahasa Kutai kini berada dalam kondisi yang memprihatinkan di tengah derasnya arus modernisasi dan pengaruh budaya luar. Minimnya kepedulian dari masyarakat lokal serta kurangnya dukungan fasilitas bagi para pelestari budaya menjadi ancaman nyata bagi hilangnya jati diri Kalimantan Timur, terutama di kota-kota besar seperti Samarinda.
Dalam siaran program Pantas Kutai di RRI Samarinda pada Rabu, 25 Maret 2026, tokoh pelestari budaya Kutai, Busu Ipay, mengungkapkan keresahannya terhadap fenomena "tenggelamnya" budaya asli di tanah sendiri. Ia menyoroti bagaimana bahasa Kutai kini mulai jarang terdengar di ruang publik, digantikan oleh bahasa gaul atau bahasa daerah lain yang lebih mendominasi percakapan sehari-hari.
Menurut Busu Ipay, kesadaran masyarakat untuk menjaga warisan leluhur harus ditingkatkan sebelum identitas tersebut benar-benar menjadi kenangan. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab pelestarian budaya tidak bisa hanya dibebankan pada satu atau dua orang, melainkan membutuhkan semangat gotong royong dan kepedulian kolektif dari seluruh elemen masyarakat Kutai.
"Jangan gengsi, harus bertolongan (tolong-menolong). Budaya etam (kita) ini sudah genting, khususnya di kota besar. Jangan sampai budaya etam itu hilang karena etam saling cuek," ujar Busu Ipay.
Dukungan dari pemerintah daerah dan tokoh-tokoh masyarakat sangat diharapkan untuk memberikan perhatian lebih nyata terhadap eksistensi budaya lokal. Tanpa adanya tindakan nyata dan kebijakan yang berpihak pada pelestarian tradisi, kekayaan sejarah sebagai kerajaan tertua di Nusantara ini dikhawatirkan akan terkubur oleh zaman.
Melalui program Pantas Kutai ini, diharapkan generasi muda dapat terinspirasi untuk kembali mencintai dan menggunakan bahasa serta adat istiadat Kutai. Pelestarian budaya bukan sekadar urusan masa lalu, melainkan upaya menjaga martabat dan harga diri bangsa di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....