Tiga Amalan yang Terus Mengalirkan Pahala setelah Meninggal Dunia
- 01 Okt 2026 08:41 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Setiap manusia tentu berharap kebaikan yang dilakukan selama hidup tidak berhenti ketika dirinya telah meninggal dunia. Dalam acara Mutiara Pagi RRI Pro 1 Samarinda, Ustaz Sumadi mengajak umat Islam mempersiapkan amalan yang manfaat dan pahalanya dapat terus mengalir, salah satunya melalui tiga amalan yang diajarkan Rasulullah Saw.
Ustaz Sumadi mengajak umat Islam mempersiapkan amal kebaikan yang pahalanya tetap mengalir meskipun seseorang telah meninggal dunia. Ia menjelaskan, terdapat tiga amalan yang disebutkan Rasulullah Saw, yaitu sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan orang tuanya.
Ia menyampaikan, hadis tersebut menjadi motivasi agar umat Islam memanfaatkan kesempatan hidup untuk memperbanyak kebaikan yang manfaatnya dapat dirasakan orang lain. "Apabila seorang anak cucu Adam meninggal, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan," ujarnya.
Menurutnya, sedekah jariah merupakan bentuk investasi kebaikan melalui harta yang manfaatnya terus dirasakan oleh orang lain, seperti wakaf, pembangunan tempat ibadah, fasilitas air wudu, pengadaan mushaf Al-Qur'an, serta pembangunan madrasah atau sekolah. Selama fasilitas atau harta yang diwakafkan masih digunakan dan memberikan manfaat, Ustaz Sumadi menjelaskan, kebaikan dari amal tersebut akan terus mengalir.
Selain harta, ilmu yang bermanfaat juga menjadi salah satu bentuk amal yang pahalanya dapat terus mengalir karena ilmu dapat diwariskan dan diamalkan oleh orang lain. Ia mengingatkan umat Islam untuk tidak hanya menuntut ilmu, tetapi juga mengajarkan pengetahuan yang membawa kemaslahatan, termasuk kepada anak dan orang-orang terdekat.
Allah Swt berfirman dalam QS Al-Mujadalah ayat 11, "Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat." Ayat tersebut menjelaskan keutamaan orang beriman dan berilmu, Menurutnya, ilmu yang diajarkan dan kemudian diamalkan kembali oleh orang lain dapat menjadi sarana kebaikan yang terus memberikan manfaat.
Amalan ketiga adalah memiliki anak saleh yang mendoakan orang tuanya, sehingga pendidikan agama dan akhlak kepada anak menjadi bagian penting dalam kehidupan keluarga. Ustaz Sumadi mengingatkan orang tua untuk mengajarkan anak berdoa, termasuk doa, "Rabbi ighfir li wa liwalidayya," yang berarti, "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku."
Ia mengajak umat Islam menggunakan kesempatan selama masih hidup untuk menanam kebaikan melalui sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, serta mendidik anak agar menjadi pribadi yang saleh dan berbakti. "Mumpung Allah masih memberikan kesempatan kepada kita, gunakan kesempatan yang Allah berikan itu untuk berbuat baik, mengalirkan kebaikan, dan mengajak orang lain berbuat baik," kata Ustaz Sumadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....