Hari Amal Internasional 5 September, Momentum Menebar Kebaikan dan Kepedulian

  • 05 Sep 2026 06:45 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Tanggal 5 September diperingati sebagai Hari Amal Internasional atau International Day of Charity. Peringatan ini menjadi momentum untuk menggalang upaya global dalam mengurangi kemiskinan dan penderitaan serta mendorong masyarakat berkontribusi melalui kegiatan amal.

Hari Amal Internasional mendorong individu dan organisasi untuk terlibat dalam berbagai tindakan filantropi dan kegiatan kemanusiaan. Peringatan ini juga bertepatan dengan dedikasi Bunda Teresa, biarawati Katolik Roma dan misionaris yang mendedikasikan hidupnya untuk merawat orang sakit serta masyarakat miskin.

Seperti dilansir National Today, bunda Teresa lahir dengan nama Agnes Gonxha Bojaxhiu pada 1910 dan dikenal luas atas pengabdiannya kepada kaum miskin dan orang-orang yang membutuhkan. Pada 1950, ia mendirikan Misionaris Cinta Kasih di Kalkuta, India, yang kemudian berkembang dengan menyediakan rumah perawatan, panti asuhan, dan sekolah.

Atas pengabdiannya, Bunda Teresa dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada 1979. Kerja kerasnya dalam melayani masyarakat tanpa mengenal lelah terus menginspirasi gerakan amal dan tindakan penuh belas kasih di berbagai belahan dunia.

Besarnya warisan yang ditinggalkan Bunda Teresa mendorong Parlemen dan Pemerintah Hongaria menetapkan Hari Amal Internasional pada 2011 untuk menghormati jasanya. Tanggal 5 September dipilih karena bertepatan dengan peringatan wafat Bunda Teresa pada 1997 serta menjadi momentum untuk mengenang kehidupannya melalui berbagai inisiatif pelayanan sipil.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kemudian mengadopsi peringatan tersebut dan pada 2012 menjadikannya momentum yang dikenal secara luas di dunia. PBB menetapkan Hari Amal Internasional untuk mengakui kontribusi berbagai organisasi amal, termasuk warisan Bunda Teresa, sekaligus menyoroti kekuatan amal dalam meringankan krisis kemanusiaan dan penderitaan manusia.

PBB juga menetapkan sejumlah tujuan penting yang menjadi pedoman dalam upaya kemanusiaan, yakni manusia, planet, kemakmuran, perdamaian, dan kemitraan. Pada 5 September, masyarakat dapat menghormati warisan Bunda Teresa dengan menumbuhkan kepedulian dan merasakan makna berbagi melalui berbagai tindakan amal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....