FOKUS Kaltim: RRI Harus Terus Jadi Perekat Sosial

  • 01 Sep 2026 12:09 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Memasuki usia ke-81 tahun, Radio Republik Indonesia (RRI) dinilai tetap memiliki peran penting sebagai sumber informasi dan perekat sosial masyarakat. Selasa, 1 September 2026.

Ketua Harian Forum Kalimantan Timur Sejahtera (Fokus Kaltim), Andi Fathul Khair, mengatakan usia 81 tahun menjadi momentum untuk memperkuat peran RRI di tengah perkembangan zaman.

Menurutnya, angka 81 memiliki makna khusus karena bertepatan dengan usia kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.

“Angka 81 ini menurut kami angka kematangan yang hebat, dan saya kira 81 itu sama dengan umur kemerdekaan kita,” kata Andi.

Ia menilai RRI selama ini tidak hanya menghadirkan informasi, tetapi juga menjadi ruang yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat secara objektif dan independen.

Bagi Andi, keberadaan RRI sebagai lembaga penyiaran publik membuatnya memiliki posisi penting dalam menyampaikan informasi yang dibutuhkan masyarakat.

“Bagi saya RRI adalah sebuah etalase dan perekat sosial yang hebat, yang tidak komersial, independen, netral, dan sangat objektif dalam menyajikan berbagai hal yang memang harus dipahami rakyat kita,” ujarnya.

Ia juga melihat peran RRI kini semakin luas, termasuk dalam mengangkat seni dan budaya sebagai bagian dari upaya menjaga nilai-nilai warisan leluhur.

Menurutnya, keberadaan ruang seni dan budaya di RRI dapat memperkuat identitas sekaligus menjadi perekat masyarakat di tengah perubahan zaman.

Andi berharap RRI dapat terus dipertahankan dan didukung sebagai lembaga penyiaran publik yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.

“Sampai kapan pun RRI harus kita dorong dan harus menjadi milik kita, karena dia adalah kanal hebat di negeri ini dan menjadi corong bahkan bagi dunia melalui Voice of Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, secara pribadi dirinya tetap membawa semangat RRI dalam setiap aktivitas, dengan memaknai RRI sebagai media yang selalu dekat dengan masyarakat.

“Sekali di udara tetap udara, sekali di hati tetap di hati itu RRI,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....