Memaknai Bulan Maulid Nabi dengan Mempererat Persatuan Umat

  • 01 Sep 2026 11:51 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Momentum memasuki bulan Rabiul Awal atau yang dikenal luas masyarakat sebagai bulan Maulid Nabi hendaknya disikapi dengan kedewasaan spiritual dan persatuan. Peringatan kelahiran Nabi Muhammad saw. bukan sarana untuk memperuncing perbedaan pendapat, melainkan momen mengagungkan rahmat Allah Swt.

Menurut Ustaz Alfiannor, kemuliaan Nabi Muhammad saw begitu agung hingga sebagian ulama menilai malam kelahiran beliau tidak kalah mulianya dibandingkan dengan malam Lailatul Qadar. Keberadaan Lailatul Qadar sebagai malam turunnya Al-Qur'an ditopang oleh hadirnya Rasulullah sebagai penerima wahyu tersebut.

Namun, ia menyayangkan kondisi sosial masyarakat yang kerap terjebak dalam perdebatan tidak produktif setiap kali bulan Rabiul Awal tiba. Fenomena saling tuduh mengenai hukum peringatan Maulid justru mencederai semangat persatuan umat Islam.

"Sangat disayangkan bahwa bulan Maulid ini malah terkesan menjadi bulan saling menuduh dan membidahkan. Bidah-bidah tidak ada di zaman Nabi hanya karena perbedaan pendapat mengenai hukum peringatan Maulid," ujar Ustaz Alfiannor dalam program Mutiara Pagi di Pro1 RRI Samarinda, dikutip Selasa, 1 September 2026.

Ia menegaskan, umat Islam harus sadar untuk merapatkan barisan dan kembali pada hakikat diutusnya Rasulullah ke muka bumi. Allah Swt mengutus Nabi Muhammad murni sebagai bentuk rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil 'alamin).

Keberadaan rahmat Allah Swt ini merujuk pada tafsir para ulama, termasuk penjelasan Imam As-Suyuthi dalam kitab Ad-Durr Al-Manshur yang mengutip Ibnu Abbas, bahwa rahmat terbesar yang dimaksud dalam Al-Qur'an tiada lain adalah sosok Nabi Muhammad sendiri.

Oleh karena itu, umat Islam diperintahkan untuk menyambut kedatangan rahmat tersebut dengan rasa gembira dan penuh rasa syukur melalui amal-amal kebajikan.

"Bahwa yang dimaksud dengan karunia Allah Swt, ilmu dan rahmatnya, adalah Nabi Muhammad. Allah Swt berfirman: 'Dan tiadalah kami mengutus kamu melainkan untuk menjadi rahmat bagi sekalian alam semesta alam'," katanya.

Ustaz Alfiannor mengajak umar Islam agar mengekspresikan kegembiraan bulan Maulid Nabi dengan memperbanyak bacaan selawat dan membagikan kebahagiaan kepada sesama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....