Hakikat Kemerdekaan Menurut Surah Al-Fath

  • 25 Agt 2026 10:36 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai bebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai kebebasan dari segala dosa. Di bulan Agustus, masyarakat menyambut dengan pemasangan bendera Merah Putih dan berbagai perlombaan peringatan Hari Kemerdekaan. Namun kemeriahan tersebut perlu dibarengi dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai makna kemerdekaan.

Ustaz Rahmatullah dari Sahabat Misykat Indonesia menjelaskan Surah Al-Fath, yang bermakna pembukaan atau kemenangan. Makna itu tidak sebatas kemenangan dalam peperangan, tetapi juga terbukanya jalan keluar dari berbagai bentuk pembatasan dalam kehidupan manusia.

"Kemerdekaan dalam konteks itu adalah ketika kita bisa belajar, kita bisa memerdekakan pikiran kita, kita bisa mengakses ilmu pengetahuan itu merdeka," ujar Ustaz Rahmatullah, dikutip Selasa, 25 Agustus 2026.

Dalam Surah Al-Fath mengandung hakikat kemerdekaan. Pertama, manusia memperoleh ampunan sehingga tidak lagi terbelenggu kesalahan masa lalu. Kedua, kemerdekaan merupakan nikmat Allah yang wajib disyukuri. Ketiga, orang yang merdeka memiliki tujuan hidup yang jelas.

Selain itu, Ustaz Rahmatullah menekankan setiap kemenangan merupakan pertolongan Allah, bukan semata hasil kemampuan manusia. Kesadaran tersebut membuat seseorang lebih rendah hati dalam menyikapi berbagai pencapaian hidup.

"Orang yang merdeka itu adalah mereka yang bisa terbebas dari belenggu-belenggu nafsu, syahwat, pangkat, dan hal-hal materi lainnya," katanya.

Pada akhirnya, kemerdekaan melahirkan ketenangan batin. Seseorang yang mampu mengendalikan hawa nafsu, bersyukur atas nikmat yang dimiliki, dan hidup sesuai tuntunan agama akan merasakan kebebasan yang sesungguhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....