Mahasiswa KKN Perkuat Kebersamaan Warga lewat MTQ Sungai Mariam

  • 30 Jul 2026 19:02 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kukar - Keterlibatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-16 Desa Sungai Mariam, Kecamatan Anggana, menjadi pengalaman berharga yang memberikan pembelajaran langsung mengenai kerja sama, komunikasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Salah seorang mahasiswa KKN, Muhammad Zul Haidir Daffari, mengatakan sejak awal persiapan hingga pelaksanaan MTQ, mahasiswa turut berperan aktif mendukung seluruh rangkaian kegiatan.

"Kami terlibat sejak tahap persiapan, mulai dari membantu menyiapkan berbagai perlengkapan, berdiskusi mengenai teknis pelaksanaan, hingga menjalankan tugas masing-masing saat MTQ berlangsung. Pengalaman ini memberikan banyak pelajaran bagi kami," ujarnya dikutip Kamis 30 Juli 2026.

Menurut Zul, keterlibatan tersebut tidak hanya menambah pengalaman organisasi, tetapi juga mempererat hubungan mahasiswa dengan masyarakat Desa Sungai Mariam.

"Selama berada di Desa Sungai Mariam, kami benar-benar merasakan suasana kekeluargaan yang sangat hangat. Kami belajar membangun komunikasi dengan masyarakat dan ikut terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang mungkin jarang kami temui di lingkungan perkotaan. Pengalaman seperti ini sangat berharga bagi kami," katanya.

Ia berharap kegiatan MTQ dapat terus menjadi ruang kolaborasi yang mempererat hubungan antara masyarakat, pemerintah desa, dan mahasiswa yang melaksanakan pengabdian.

"Harapan kami, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah yang memperkuat kebersamaan. Melalui kegiatan seperti ini, hubungan antara masyarakat, pemerintah desa, dan mahasiswa KKN akan semakin erat sehingga semangat gotong royong tetap terjaga," ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Desa Sungai Mariam berharap penyelenggaraan MTQ ke-16 tidak hanya melahirkan peserta berprestasi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda agar semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Desa Sungai Mariam, Olonk, menegaskan MTQ juga menjadi momentum untuk mengembangkan potensi seni dan budaya yang dimiliki masyarakat, khususnya generasi muda di Kecamatan Anggana.

"Kami berharap MTQ ini dapat terus diselenggarakan setiap tahun sebagai wadah pembinaan anak-anak agar semakin mencintai Al-Qur'an. Di sisi lain, kami juga ingin kegiatan seni dan budaya, seperti teater, terus berkembang sehingga mampu menjadi ruang kreativitas bagi generasi muda di Desa Sungai Mariam maupun Kecamatan Anggana," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....