Tips untuk Cegah Narkoba di Lingkungan Sekitar
- 14 Jul 2026 15:08 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Menghadapi ancaman peredaran gelap narkoba yang kian masif dan terstruktur, masyarakat tidak boleh hanya tinggal diam. Dalam program Mutiara Pagi di Pro1 RRI Samarinda, Ustaz Muhammad Khozin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak aktif membangun pertahanan kolektif dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga hingga lingkungan RT/RW.
Keluarga dinilai sebagai institusi pertama dan paling tangguh untuk memproteksi anak-anak dan remaja dari pengaruh buruk di luar. Ustaz Khozin menyarankan agar para orang tua memenuhi rumah mereka dengan pondasi nilai-nilai keagamaan, memperkuat ibadah, serta menjalin komunikasi yang harmonis agar anak-anak merasakan ketenangan di dalam rumah.
"Keluarga menjadi benteng paling tangguh untuk menjaga diri dari kemudaratan untuk membentengi keluarga dari narkoba. Maka buatlah keluarga seperti taman surga. Naungilah dengan keimanan, bangunlah dengan pondasi nilai-nilai agama," ujar Ustaz Khozin dikutip Selasa, 14 Juli 2026.
Kedekatan emosional dan spiritual di dalam keluarga diyakini mampu meminimalisir potensi anak mencari pelarian pada zat-zat terlarang.
Sementara itu, untuk ruang lingkup komunitas seperti RT dan RW, warga dituntut untuk meningkatkan kewaspadaan dan kebersamaan. Ustaz Khozin membagikan beberapa tips konkret yang bisa langsung diterapkan oleh pengurus lingkungan dan warga sekitar guna menutup celah masuknya bandar narkoba.
Strategi tersebut meliputi pengadaan sosialisasi berkala, pemasangan poster edukasi di tempat strategis, mengaktifkan kembali organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna melalui kegiatan olahraga atau seni yang positif, hingga saling mengawasi perubahan perilaku tetangga atau anak-anak di lingkungan sekitar.
Ustaz Khozin mengingatkan pentingnya deteksi dini dan tindakan tegas jika ditemukan indikasi penyalahgunaan di lingkungan sekitar.
"Laporkan dan beri dukungan. Lapor polisi atau BNN jika melihat transaksi atau tempat peredaran narkoba. Segera laporkan kepada pihak berwenang, kemudian dukung rehabilitasi," katanya. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak menjauhi pecandu, melainkan merangkul dan mendorong mereka ke lembaga rehabilitasi medis agar bisa sembuh total.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....