Keutamaan Surah Al-Ikhlas Penegas Tauhid dan Keesaan Allah
- 10 Jun 2026 07:17 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Solo – Surah Al-Ikhlas merupakan salah satu surah dalam Al-Qur'an yang memiliki kedudukan istimewa karena menjelaskan hakikat tauhid dan keesaan Allah SWT. Surah ini diturunkan sebagai jawaban atas pertanyaan kaum musyrik yang meminta Nabi Muhammad SAW menjelaskan sifat Tuhan yang disembahnya.
Dikutip dari kanal YouTube Ustaz Muhammad Al Habsyi, Selasa 9 Juni 2026, disebutkan bahwa orang-orang musyrik pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, "Wahai Muhammad, sifatkan kepada kami Tuhanmu." Pertanyaan tersebut kemudian dijawab Allah SWT dengan menurunkan Surah Al-Ikhlas sebagai bentuk pengenalan diri-Nya kepada umat manusia.
Dalam sebuah riwayat dari Abdullah bin Abbas, kaum Quraisy juga mempertanyakan hakikat Tuhan yang disembah Nabi Muhammad SAW. Mereka bertanya apakah Tuhan tersebut terbuat dari emas, perak, besi, kayu, atau benda lainnya. Sebagai jawaban atas keraguan itu, Allah SWT menurunkan Surah Al-Ikhlas yang menegaskan bahwa Allah Maha Esa dan tidak menyerupai makhluk apa pun.
Habib Muhammad Al Habsyi menjelaskan bahwa kandungan utama Surah Al-Ikhlas adalah penguatan akidah tauhid. Ayat pertama menegaskan bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah. Sementara makna Ash-Shamad menunjukkan kesempurnaan Allah SWT sebagai tempat bergantung seluruh makhluk.
Ia menambahkan, Allah SWT tidak memiliki orang tua maupun keturunan sebagaimana dijelaskan dalam ayat Lam yalid wa lam yuulad. Selain itu, Allah juga tidak dapat diserupakan dengan apa pun karena ditegaskan dalam ayat Wa lam yakun lahu kufuwan ahad, yang berarti tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.
Mengenai keutamaan Surah Al-Ikhlas, para ulama memiliki beberapa penafsiran terhadap hadis yang menyebutkan bahwa surah ini setara dengan sepertiga Al-Qur'an. Sebagian ulama berpendapat bahwa membaca Surah Al-Ikhlas tiga kali memberikan pahala seperti membaca satu kali khatam Al-Qur'an. Meski demikian, hal tersebut tidak berarti dapat menggantikan kewajiban membaca atau mengkhatamkan seluruh Al-Qur'an dalam kondisi tertentu, seperti nazar.
Para ulama juga menjelaskan bahwa keutamaan tersebut dapat dimaknai sebagai besarnya kandungan tauhid yang terdapat dalam Surah Al-Ikhlas. Dengan memahami, meyakini, dan mengamalkan isi surah ini, seorang muslim diharapkan semakin mengenal keagungan Allah SWT serta memperkuat keimanan dalam kehidupan sehari-hari. Wallahu a'lam bish shawab.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....