Anak Berhadapan Hukum Tetap Bisa Berubah dan Berkarya
- 28 Mei 2026 06:00 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) tetap memiliki masa depan dan kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Melalui pembinaan sosial dan pelatihan keterampilan, mereka didorong untuk kembali percaya diri serta mampu berkarya di tengah masyarakat.
Kepala UPTD Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Anak Terampil Provinsi Kalimantan Timur, Suharno, mengatakan pembinaan yang diberikan tidak hanya berfokus pada hukuman, tetapi juga pemulihan mental, pendidikan karakter, dan pengembangan keterampilan hidup bagi para remaja binaan.
“Anak berhadapan dengan hukum bukan berarti masa depannya selesai. Mereka masih bisa berubah, belajar, dan berkarya apabila diberikan kesempatan dan pendampingan yang tepat,” ujar Suharno. Selasa 26 Mei 2026.
Menurutnya, berbagai kasus yang ditangani di PSBR cukup beragam, mulai dari penyalahgunaan narkoba, perkelahian, pencurian hingga tindak kekerasan. Namun pendekatan pembinaan dilakukan secara humanis agar anak-anak dapat memperbaiki diri dan kembali diterima di lingkungan sosialnya.
Ia menjelaskan, para anak binaan mendapatkan pelatihan keterampilan seperti otomotif, tata boga, menjahit, elektronik, hingga pembinaan mental dan keagamaan sebagai bekal kehidupan mandiri setelah menyelesaikan masa pembinaan.
“Yang kami bangun adalah rasa percaya diri mereka. Kami ingin anak-anak ini memiliki kemampuan, sehingga setelah keluar dari panti mereka dapat hidup mandiri dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum,” katanya.
UPTD PSBR Samarinda sendiri merupakan unit di bawah Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur yang menangani remaja terlantar, putus sekolah, serta anak berhadapan dengan hukum melalui program rehabilitasi sosial dan pelatihan keterampilan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....