Kisah Umar bin Khattab dan Pelajaran Rasulullah tentang Kebenaran Wahyu

  • 18 Mei 2026 10:38 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda — Para sahabat Nabi dikenal sebagai pribadi yang haus akan ilmu pengetahuan. Salah satunya adalah Sayyidina Umar bin Khattab yang sering mencari penjelasan atas hal-hal yang belum diketahuinya. Namun, terdapat sebuah kisah penting yang menjadi pelajaran bagi umat Islam mengenai sumber ilmu dan kebenaran wahyu.

Dilansir dari kajian YouTube Masjid Riyadh Solo pada Senin, 18 Mei 2026, Ustaz Ali bin Hasan Alhabsy mengatakan suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melihat Sayyidina Umar bin Khattab memegang beberapa lembar tulisan yang berasal dari Taurat atau Injil.

Habib Ali bin Hasan Alhabsy mengisahkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kemudian bertanya kepada Umar bin Khattab, “Apa yang ada di tanganmu, wahai Umar?” Pertanyaan tersebut dijawab Umar dengan menjelaskan bahwa lembaran itu berasal dari kitab Taurat atau Injil sebagai tambahan pengetahuan.

Mendengar jawaban tersebut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menunjukkan sikap tegas. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Rasulullah bersabda, “Wahai Umar, apakah engkau ragu terhadap apa yang aku sampaikan kepadamu?”. "Teguran itu bukan karena Umar meragukan ajaran Islam, melainkan sebagai pelajaran bagi umat agar tidak mencari kebenaran di luar wahyu yang telah Allah turunkan melalui Rasulullah," kata Habib Ali.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga menegaskan bahwa ajaran yang beliau bawa merupakan kebenaran paling sempurna dari Allah Subhanahu wa ta’ala. Dalam penjelasannya, Habib Ali mengatakan Sayyidina Umar tidak memiliki keraguan terhadap Rasulullah, tetapi beliau hanya ingin menambah pengetahuan. Meski demikian, Rasulullah tetap memberikan peringatan agar umat Islam tidak mudah terpukau terhadap ajaran lain hingga melupakan petunjuk Al-Qur’an dan hadis.

Dalam hadis lainnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda bahwa jika Nabi Musa hidup pada masa beliau, maka Nabi Musa pun akan mengikuti ajaran Islam yang dibawa Rasulullah. Pernyataan tersebut menunjukkan, syariat yang dibawa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam merupakan penyempurna ajaran para nabi sebelumnya.

Habib Ali bin Hasan Alhabsy menjelaskan bahwa umat Islam telah diberikan pedoman hidup yang lengkap melalui Al-Qur’an dan hadis Rasulullah. "Karena itu, umat tidak perlu mencari petunjuk hidup dari sumber lain yang dapat menimbulkan keraguan terhadap ajaran Islam," ujarnya.

Ia juga menegaskan, jalan hidup yang paling benar adalah mengikuti aturan Allah Subhanahu wa ta’ala dan meneladani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam setiap aspek kehidupan. Dengan berpegang teguh pada Al-Qur’an dan sunah, umat Islam diyakini akan memperoleh petunjuk yang benar dan keselamatan dunia maupun akhirat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....