Makna di Balik Ritual Mencium Hajar Aswad
- 10 Mei 2026 15:44 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Salah satu ritual yang sering menjadi perhatian jemaah haji adalah keinginan untuk mencium Hajar Aswad. Namun, ritual ini seringkali disalahpahami sebagai bentuk pengagungan terhadap benda. Dalam program Mutiara Pagi Pro1 RRI Samarinda, Jumat, 24 April 2026, Ustaz Muhammad Khozin meluruskan pemahaman tersebut dengan merujuk pada sejarah dan sikap Umar bin Khattab.
Ustaz Khozin menceritakan riwayat di mana Umar bin Khattab memberikan pernyataan tegas sebelum mencium batu hitam tersebut. Umar menyadari, Hajar Aswad hanyalah sebuah batu yang tidak dapat memberikan manfaat maupun mudarat secara mandiri. Tindakan menciumnya semata-mata dilakukan karena mengikuti sunah Rasulullah Saw.
"Aku tahu engkau hanyalah batu tidak bisa memberi manfaat atau mudarat, kalau bukan karena aku melihat Rasulullah menciummu, aku tidak akan menciummu," ujar Ustaz Khozin mengutip perkataan Umar bin Khattab. Pernyataan ini merupakan bentuk edukasi tauhid agar umat Islam tidak terjerumus pada kemusyrikan.
Banyak ulama menekankan, mencium Hajar Aswad adalah bentuk ketaatan mutlak kepada perintah Nabi, bukan pengagungan terhadap materi batu itu sendiri. Hal ini menjadi ujian bagi akal manusia untuk tunduk pada syariat meskipun secara logika benda tersebut tidak memiliki kekuatan gaib.
Ustaz Khozin menambahkan, bagi jemaah haji, mencium Hajar Aswad adalah sebuah dambaan karena merupakan sunah. Namun, pelaksanaannya tidak boleh mengabaikan keselamatan diri dan orang lain. Ketauhidan jemaah diuji melalui niat yang benar saat melakukan ritual tersebut.
"Tindakan itu adalah bentuk ketaatan bukan pengagungan terhadap benda," kata Ustaz Khozin. Ia mengingatkan agar jemaah tetap fokus pada esensi ibadah dan tidak terjebak pada simbol-simbol fisik semata.
Pemahaman ini sangat penting untuk menjaga kemurnian akidah umat Islam. Ibadah haji yang penuh dengan simbol fisik harus selalu dikembalikan pada landasan tauhid, bahwa segala kemuliaan dan manfaat hanyalah datang dari Allah Swt.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....