Sejarah Ka'bah sebagai Rumah Ibadah Pertama Umat Islam

  • 10 Mei 2026 15:42 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Dalam pelaksanaan tawaf, jemaah haji mengelilingi Ka'bah yang memiliki nilai sejarah luar biasa bagi peradaban manusia. Ustaz Muhammad Khozin mengatakan, Ka'bah adalah rumah ibadah pertama yang didirikan di muka bumi untuk menyembah Allah Swt.

Sejarah mencatat, sejak zaman Nabi Adam hingga Nabi Muhammad, syariat tawaf telah dilaksanakan sebagai bentuk penghambaan. Ka'bah bukan sekadar bangunan batu, melainkan pusat tauhid dunia. Ustaz Khozin mengutip ayat Al-Qur'an yang menyatakan bahwa Ka’bah di Makkah adalah petunjuk bagi umat manusia.

"Sesungguhnya rumah yang pertama-tama didirikan untuk tempat ibadah manusia adalah Baitullah di Makkah," ucap Ustaz Khozin dalam program Mutiara Pagi di Pro1 RRI Samarinda, dikutip Minggu 10 Mei 2026.

Selain sejarah Ka'bah, ibadah haji juga mengajak umat Islam untuk menapak tilas perjuangan Rasulullah Saw. Hal tersebut mengingatkan jemaah pada kegigihan Nabi dalam menyebarkan ajaran Islam di tengah kondisi alam yang tandus dan masyarakat dengan moralitas rendah.

Perjuangan Nabi Muhammad dalam menegakkan kalimat tauhid membuahkan hasil yang kini dirasakan oleh miliaran umat manusia. Ustaz Khozin menyebutkan, keberhasilan dakwah Nabi dalam waktu singkat adalah bukti pertolongan Allah Swt. Jemaah yang menghayati sejarah ini akan merasakan keharuan yang mendalam.

"Dengan hadir dan menyaksikan langsung kondisi di sana, kita diingatkan akan perjuangan Rasulullah saw di mana beliau diutus untuk menyempurnakan akhlak," ujarnya mengenai pentingnya refleksi sejarah saat berhaji.

Melalui pemahaman sejarah ini, diharapkan jemaah haji tidak hanya menjalankan ritual secara mekanis. Mengetahui jejak perjuangan para Nabi akan meningkatkan kualitas iman dan kecintaan kepada Rasulullah saw, serta memperkuat identitas sebagai umat Islam yang memegang teguh ajaran tauhid.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....