Jurnalis Perempuan Soroti Minimnya Perlindungan di Tempat Kerja

  • 08 Mei 2026 10:12 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Jurnalis perempuan masih menghadapi berbagai tantangan saat menjalankan tugas peliputan di lapangan. Mulai dari intimidasi, kekerasan verbal, hingga pelecehan seksual masih terjadi di dunia jurnalistik.

Dalam program Odah Bekesah RRI Pro 4 Samarinda, Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kalimantan Timur, Tri Wahyuni, menyebutkan kondisi jurnalis perempuan saat ini belum sepenuhnya aman. Kondisi tersebut terjadi di redaksi atau saat liputan.

“Kalau berbicara kekerasan terhadap jurnalis perempuan, itu memang terus meningkat. Banyak yang mengalami intimidasi saat peliputan maupun di lingkungan kerja,” ujar Tri Wahyuni, dikutip Jumat, 8 Mei 2026.

Tri Wahyuni menilai, perusahaan media seharusnya memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang jelas terkait perlindungan jurnalis. Hal itu penting agar pekerja media memiliki ruang aman ketika menghadapi ancaman atau kekerasan.

Seorang Jurnalis Perempuan, Disya Halid, mengaku pernah mengalami pelecehan seksual dari narasumber saat menjalankan tugas jurnalistik. Menurutnya, pengalaman tersebut meninggalkan trauma hingga sekarang.

“Saya pernah mengalami kekerasan seksual dari salah satu narasumber. Sampai sekarang kalau melihat orang itu masih trauma,” ujar Disya.

Disya berharap jurnalis perempuan berani bersuara ketika mengalami kekerasan. Ia menilai dukungan sesama perempuan dan organisasi profesi penting untuk memperkuat perlindungan di lingkungan kerja.

Sementara itu, Akademis Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, Ummu Fauziyyah menjelaskan perlindungan terhadap jurnalis sebenarnya telah diatur dalam sejumlah regulasi, termasuk UU Pers dan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Namun implementasi di lapangan dinilai masih belum maksimal.

Perusahaan media seharusnya memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja, termasuk memastikan keamanan saat liputan dan mencegah diskriminasi berbasis gender di ruang kerja. Diharapkan para jurnalis khususnya perempuan, mendapatkan ruang aman untuk menjalankan profesinya dengan baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....