Umat Mamahak Besar Sambut Kehadiran Suster Kongregasi FSGM
- 27 Apr 2026 13:36 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Mahakam Ulu — Kehadiran para suster Kongregasi Fransiskan Santo Georgius Martir (FSGM) di Gereja Stasi Santo Antonius, Kampung Mamahak Besar, Paroki Santo Petrus Ujoh Bilang, menjadi wujud nyata pelayanan sekaligus harapan baru bagi umat. Momentum ini ditandai dalam rangkaian perayaan Paskah 2026, pada Kamis 23 April 2026.
Kepala Suster Indonesia Kongregasi FSGM, Aquina, FSGM, menyampaikan kehadiran komunitas tersebut merupakan hasil dari proses panggilan dan pertimbangan yang panjang.
“Pertemuan singkat saat itu sangat menyentuh kami. Setelah kembali, kami merasa hati tertinggal di tempat ini. Hingga akhirnya, pada 2025 kami memperoleh persetujuan untuk membuka komunitas baru dan memilih stasi ini sebagai tempat pelayanan,” ujarnya.
Untuk memulai karya pelayanan, kongregasi mengutus tiga suster, yakni Kepala Suster M. Geovanni, Suster Tresia, dan Suster Tresian. “Ini merupakan komunitas pertama kami di Mahakam Ulu, sekaligus kehadiran ke-12 di tingkat keuskupan di Indonesia,” katanya.
Aquina juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari berbagai pihak. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Uskup, Pastor Paroki, pemerintah daerah, tokoh adat, serta seluruh umat yang telah menerima kami dengan baik. Kami berharap dapat hidup bersama masyarakat dan berkontribusi dalam pelayanan iman, pendidikan, serta kehidupan sosial,” ujarnya.
Ia menegaskan, kehadiran para suster merupakan panggilan untuk berjalan bersama umat. “Kami ingin memberikan kesaksian dengan hidup bersama umat, saling menguatkan iman,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan para suster akan menyesuaikan pelayanan dengan kebutuhan masyarakat setempat. “Kami akan melihat terlebih dahulu kebutuhan yang paling mendesak, kemudian berupaya mewujudkannya sesuai kemampuan kami,” katanya menjelaskan.
Tokoh adat Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh, turut menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya kehadiran para suster di wilayah tersebut. “Hari ini menjadi momen yang sangat berarti, karena harapan menghadirkan suster di kampung ini akhirnya terwujud,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan dukungan masyarakat dengan menyiapkan lahan bagi kebutuhan para suster, serta berharap kehadiran mereka dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pertumbuhan iman umat.
| Baca juga: Batin Lebih Utama dari Zahir Menurut Islam |
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penyerahan cenderamata dari keluarga Bonifasius Belawan Geh bersama Ibu Yovita Bulan kepada Mgr. Yustinus Harjosusanto, MSF, sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan syukur atas kunjungan serta kehadiran komunitas suster di Kampung Mamahak Besar.
Ketua panitia, Kristianus Jaang, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, termasuk pemerintah daerah, para donatur, serta umat.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan petugas liturgi dan panitia. “Kami memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberkatan rumah pastoran serta ramah tamah bersama umat. (BBL/Jo/AI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....