Cinta Guru Kunci Lembutkan Hati dan Perkuat Dakwah
- 27 Apr 2026 09:45 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Jakarta – Peringatan haul Al Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa menjadi momentum mengenang keteladanan sosok waliullah yang dikenal dengan kelembutan akhlak dan kekuatan dakwahnya. Dalam majelis tersebut, para jamaah diingatkan akan keberkahan yang Allah limpahkan melalui perjalanan hidup beliau.
Dalam tausiyah yang disiarkan melalui kanal Nabawi TV, K.H. Mualim Ubaidillah Hamdan menyampaikan harapan agar keberkahan tersebut juga mengalir kepada seluruh umat yang hadir. Ia menekankan bahwa sosok Habib Munzir memiliki pengaruh besar dalam menyentuh hati manusia melalui dakwahnya.
Menurutnya, setiap ucapan Habib Munzir bagaikan intan dan mutiara yang mampu menembus relung hati. Kata-katanya tidak hanya didengar, tetapi juga dihayati dan diamalkan oleh para jamaah, hingga mampu meluluhkan hati yang keras menjadi lebih lembut.
Kelembutan bahasa dan akhlaknya menjadi daya tarik tersendiri. Sikap santun yang ditunjukkan dalam setiap perilaku mampu menghadirkan suasana haru, bahkan membuat banyak orang meneteskan air mata saat melihat dan mendengarnya.
Dalam setiap langkahnya, Habib Munzir dikenal selalu mengikuti tuntunan Rasulullah SAW. Kehadirannya di berbagai tempat diibaratkan seperti hujan yang menyuburkan tanah, menumbuhkan kembali kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW serta menghidupkan hati yang sebelumnya lalai.
K.H. Mualim juga mengungkapkan bahwa perubahan hati tersebut tidak terlepas dari kedalaman cinta seorang murid kepada gurunya. Ia menyebut konsep wirasatun nubuwah, yakni warisan kenabian yang mengalir melalui hubungan spiritual antara murid dan guru.
Habib Munzir, lanjutnya, dikenal sangat mencintai gurunya, Habib Umar bin Hafiz. Kecintaan itu tercermin dalam niat, akhlak, hingga perjuangannya yang selaras dengan sang guru. Ia menegaskan, seorang murid sejati setidaknya memiliki tiga hal, yakni meneladani penampilan (suratuh), mengikuti perjalanan hidup dan dakwah (siratuh), serta menyelaraskan niat (sadiratuh) dengan gurunya sebagai bentuk pengabdian total dalam meniti jalan dakwah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....