Memahami Dampak Berita Hoaks dalam Kehidupan Sosial
- 24 Apr 2026 10:26 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Penyebaran berita bohong atau hoaks tidak hanya berdampak di kehidupan sosial, tetapi juga memiliki konsekuensi moral dan spiritual.
Ustaz Machnun Uzni menjelaskan seseorang dapat dikategorikan sebagai pendusta, jika menyampaikan semua informasi tanpa verifikasi. Hal ini menjadi peringatan serius di era digital saat ini.
Ia menekankan penyebaran hoaks dapat menimbulkan dampak berantai, mulai dari kesalahpahaman hingga konflik sosial. Bahkan, korban dari informasi yang tidak benar bisa mengalami tekanan emosional.
‘’Mengutip dari surah Al-Isra ayat 36, setiap indra manusia termasuk pendengaran dan penglihatan, akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah Swt. Jadi menerima dan menyebarkan informasi bohong menjadi hal yang serius,’’ ujar Ustaz Uzni, dikutip Jumat 24 April 2026.
Grup percakapan yang kerap dipenuhi informasi tanpa sumber yang jelas, juga menjadi fenomena di media sosial. Banyak orang berlomba menjadi yang pertama membagikan berita, tanpa memikirkan dampaknya.
‘’Rasulullah membenci perilaku menyampaikan sesuatu yang tidak jelas sumbernya. Sikap ini dapat merusak kepercayaan dan menciptakan keresahan di tengah masyarakat,’’ katanya kepada RRI Pro4 Samarinda.
Tak hanya berdampak di dunia, penyebaran berita bohong juga memiliki konsekuensi di akhirat. Ustaz Uzni mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Menahan diri untuk tidak menyebarkan informasi yang meragukan, dinilai sebagai bentuk tanggung jawab pribadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....